Dialektis.co – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengaku tengah berpikir ulang untuk merealisasikan rencana pembelian asrama atau mes di Jakarta.
Kata dia, sebelumnya pemkot memang sempat menyiapkan anggaran Rp8,8 miliar untuk membeli bangunan di perumahan Cempaka Putih, wilayah Jakarta Pusat.
Namun setelah dipastikan ulang, ternyata rumah yang hendak dibeli tersebut bangunannya lebih kecil dari yang saat ini disewa oleh Pemkot Bontang.
Laporan yang diterima rumah itu hanya terisi 8 kamar. Selain itu saat ini, oleh pemilik telah dikontrakkan kepada pihak lain.
“Jadi kemungkinan besar masih cari lokasi lain. Atau sekalian dibatalkan,” ucap Neni.
Baca juga: Daripada Sewa Terus, Pemkot Bontang Bakal Beli Asrama di Jakarta
Dijelaskannya, keberadaan mes tersebut dinilai sangat penting untuk membantu warga Bontang yang berada di Jakarta.
Ia menegaskan mes itu bukan untuk perjalan dinas ASN. Sepenuhnya untuk warga, selama ini banyak dimanfaatkan saat ada warga yang tengah menjalani pengobatan.
“Itu untuk warga. Baik yang berobat atau ada keperluan di Jakarta dan tidak bisa menyewa penginapan,” tuturnya.
Neni mengaku pada 2020 lalu sempat ingin menutup Mes secara permanen. Namun niat itu diurungkan karena fasilitas itu rupanya bermanfaat untuk warga.
Kata dia selama 20 tahun terakhir Pemkot Bontang selalu menyewa bangunan yang saat ini ditempati. Nilainya pun cukup, besar yaitu Rp500 juta per tahunnya.
Sebab itu wacana pembelian mes mencuat untuk direalisasikan sebab dinilai lebih efektif dari sisi keuangan daerah. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.









Discussion about this post