Dialektis.co – Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menyatakan pihaknya meminta pelaksana mulai mematangkan skema program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan 2026. Berbeda dari hari biasa, MBG akan dikemas sebagai paket menu berbuka bagi para siswa.
Kata AH -sapaan akraabnya, program MBG tetap berjalan mengikuti arahan pemerintah pusat. Meskipun peserta didik menjalankan ibadah puasa. Namun, konsep pelaksanaannya saja yang disesuaikan agar tetap bermanfaat.
“Kalau selama puasa tetap berjalan. Besar kemungkinan diperuntukkan sebagai menu buka puasa. Jadi mekanismenya harus benar-benar disiapkan,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Penyesuaian tidak hanya pada waktu distribusi. Tetapi juga jenis makanan.
Pemkot ingin ikut memastikan menu yang disiapkan memiliki daya tahan lebih lama dan aman dikonsumsi saat waktu berbuka tiba.
Opsi seperti kue kering, buah-buahan, dan susu menjadi pilihan utama. Susu bahkan disebut sebagai komponen wajib dalam paket MBG Ramadan.
“Karena susu ini sangat penting, berpengaruh pada pertumbuhan anak, termasuk IQ,” tegasnya.
Untuk memastikan kelancaran, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan mendapat pengarahan khusus sebelum Ramadan.
Para kepala dapur akan dibekali teknis pengolahan, pengemasan, hingga pola distribusi agar makanan tetap higienis dan layak konsumsi. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post