Dialektis.co – Jianto (58), warga Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim), tewas tertindih pohon yang ditebangnya sendiri, Senin (2/2/2026).
“Korban meninggal dunia setelah tertindih pohon ulin yang ditebang menggunakan mesin chainsaw,” kata Kapolsek Bengalon AKP Asriadi.
AKP Asriadi menjelaskan, dari keterangan saksi pristiwa bermula ketika korban Jianto bersama istrinya membersihkan kebun miliknya sejak pagi hari.
Saat insiden, korban untuk membersihkan dan menebang pohon. Saat menebang pohon terakhir, korban diduga salah menebak arah. Hingga tertindih batang pohon yang roboh.
“Istri korban yang berada di lokasi lain baru mengetahui kejadian setelah suara mesin senso korban tiba-tiba berhenti. Saat didatangi, korban sudah dalam kondisi tertindih pohon,” ujar AKP Asriadi, dalam keterangan resminya yang diterima media ini, Rabu (4/2).
Warga sekitar bersama Ketua RT dan Kepala Dusun kemudian membantu mengevakuasi korban. Dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bengalon. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Kata dia, petugas Polsek Bengalon langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP. Memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti.
Hasil pemeriksaan luar oleh tenaga medis menunjukkan korban mengalami luka serius akibat benturan keras.
“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan telah menyatakan penolakan autopsi,” tambah Kapolsek.
AKP Asriadi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas berisiko. Khususnya pekerjaan menebang pohon. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post