Dialektis.co – Akhir tahun saatnya Anda melepas seragam kantor dan menjauh sejenak dari rutinitas pekerjaan.
Jika Anda bosan dengan wisata pantai dan gunung, mungkin ini saatnya Anda berwisata menyusuri sungai.
Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, menawarkan pengalaman berbeda melalui pelayaran sungai menggunakan klotok selama tiga hari dua malam.
Perjalanan ini membawa Anda menyusuri Sungai Sekonyer, bermalam di atas kapal kayu tradisional, menyaksikan sunset, sekaligus menyaksikan orangutan di habitat alaminya.
Apa saja yang bisa Anda lakukan di wisata Tanjung Puting? Dan berapa biaya yang perlu Anda persiapkan?
Simak pembahasan lengkapnya berikut ini.
Menyusuri Sungai Sekonyer dengan Klotok
Klotok adalah perahu kayu tradisional yang menjadi moda utama eksplorasi Tanjung Puting.
Dengan dek terbuka di bagian atas, Anda dapat menikmati lanskap hutan hujan tropis, hutan mangrove, serta satwa liar yang muncul di sepanjang sungai.
Selama perjalanan, wisatawan berkesempatan melihat berbagai fauna khas Kalimantan seperti bekantan, owa, burung rangkong, biawak, hingga beragam jenis burung.
Mengamati Orangutan di Habitat Alami
Salah satu daya tarik utama wisata ini adalah kunjungan ke tiga lokasi rehabilitasi orangutan di Tanjung Harapan, Pondok Tanggui, dan Camp Leakey.
Di lokasi-lokasi ini, wisatawan dapat menyaksikan sesi pemberian makan sekaligus melihat orangutan liar dan semi-liar beraktivitas di alam terbuka.
Tidak jarang, orangutan terlihat bergelantungan di pepohonan bahkan sebelum tiba di area feeding, terutama saat perjalanan menyusuri sungai.
Itinerary Singkat 3 Hari 2 Malam
Perjalanan diawali dari Bandara Pangkalan Bun menuju Kumai, lalu dilanjutkan dengan klotok menyusuri Sungai Sekonyer hingga Camp Tanjung Harapan untuk melihat orangutan di habitatnya.
Sore hari diisi dengan pengamatan satwa di sepanjang sungai dan menikmati sunset yang indah, sebelum bermalam di atas klotok.
Keesokan harinya, wisatawan mengunjungi Pondok Tanggui dan Camp Leakey untuk menyaksikan sesi feeding orangutan, lalu menutup hari dengan perjalanan santai ke area nipah yang dikenal dengan kunang-kunangnya.
Pada hari terakhir, klotok kembali ke Kumai dan perjalanan diakhiri dengan pengantaran ke Bandara Pangkalan Bun.
Berapa Biaya Tour Tanjung Puting?
Merujuk laman Instagram @/tanjungputing, biaya yang perlu disiapkan untuk menikmati tour 3 hari 2 malam adalah Rp2.750.000 untuk open trip.
Anda juga bisa memilih paket lainnya seperti tour 2 hari, 4 hari, 5 hari, dan 6 hari dengan aktivitas wisata yang berbeda.
Harga yang tercantum tidak termasuk tiket pesawat, biaya tour tambahan, asuransi pribadi, dan tiket masuk untuk wisatawan asing.
—
Tanjung Puting menawarkan cara berbeda untuk berlibur di akhir tahun.
Melalui wisata ini, Anda akan menikmati waktu yang berjalan pelan dan alam yang indah.
Menyusuri Sungai Sekonyer selama tiga hari menawarkan pengalaman yang sulit ditemukan di destinasi lain.
Hutan, satwa liar, dan ritme sungai menjadi latar yang tepat untuk melepas penat sebelum memulai tahun yang baru. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post