Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM PARIWARA

Kurangnya Drainase Hambat Pengembangan Pertanian di Samboja Barat untuk IKN

Redaksi by Redaksi
November 3, 2023
Kurangnya Drainase Hambat Pengembangan Pertanian di Samboja Barat untuk IKN
Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO, Kutai Kartanegara – Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pangan bagi ibu kota negara (IKN) yang akan dibangun di wilayah tersebut. Namun, pengembangan pertanian setempat terhambat oleh kurangnya drainase untuk pengairan.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Camat Samboja Barat, Budiman, saat menyambut program validasi data pertanian yang dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kukar, Jumat (3/11/2023).

“Samboja Barat ini masuk dalam salah satu destinasi IKN, salah satu program dari pak bupati bahwa, kabupaten Kukar ini salah satu ketahanan pangan untuk IKN,” kata Budiman.

Budiman menjelaskan bahwa Samboja Barat memiliki luas wilayah sekitar 60 ribu hektare, dengan sekitar 40 persen di antaranya merupakan lahan pertanian. Komoditas unggulan di wilayahnya adalah padi, jagung, kedelai, dan sayuran.

“Kami di Samboja Barat sebagai wilayah yang berpotensi untuk dikembangkan di pertanian, mengupayakan bagaimana pertanian di Samboja Barat bisa mendukung program-program pemkab Kukar untuk menjadi salah satu ketahanan pangan,” ujarnya.

Namun, Budiman mengakui bahwa ada satu permasalahan yang selama ini menjadi kendala dalam pengembangan pertanian di Samboja Barat, yaitu pengairan. Dia mengatakan bahwa selama ini petani di wilayahnya lebih mengandalkan hujan untuk memulai pertanian.

“Karena tidak adanya drainase untuk pengairan di persawahan. Jadi kalau musim kemarau begini, kami tidak bisa menanam. Kalau musim hujan, kami bisa menanam dua kali setahun,” katanya.

Budiman berharap ada bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah untuk membangun saluran irigasi yang bisa mengalirkan air ke lahan pertanian di Samboja Barat. Dia mengatakan bahwa hal itu sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di wilayahnya.

“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah pusat maupun daerah untuk membangun drainase pengairan di Samboja Barat. Karena itu sangat berpengaruh terhadap hasil pertanian kami. Kalau ada drainase, kami bisa menanam tiga kali setahun, dan hasilnya juga bisa lebih baik,” tuturnya. (ADV).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan klik link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1  kemudian join. Agar lebih mudah install aplikasi telegram dulu di ponsel Anda.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: ADV Diskominfo Kukar
ShareTweet
Previous Post

Perubahan Pelayanan Kesehatan di Samboja Barat Mulai 2024

Next Post

Potensi Beragam di Samboja Barat, dari Pesisir hingga Lembah

Related Posts

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
RAGAM

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Kembali Pimpin Golkar Bontang, Berikut Isi Pidato Politik Andi Faiz Pasca Terpilih Aklamasi
PARIWARA

Kembali Pimpin Golkar Bontang, Berikut Isi Pidato Politik Andi Faiz Pasca Terpilih Aklamasi

Jelang Musda Golkar Bontang, Panitia Pastikan Pemilihan Calon Ketua Berlangsung Demokratis  
RAGAM

Jelang Musda Golkar Bontang, Panitia Pastikan Pemilihan Calon Ketua Berlangsung Demokratis  

Dukung Gerakan ASRI, Disnaker Bontang Ikut Korve Serentak di Bontang Lestari
RAGAM

Dukung Gerakan ASRI, Disnaker Bontang Ikut Korve Serentak di Bontang Lestari

Kasus Kekerasan Anak di Loktuan Tinggi, Pemkot Bontang Siapkan Langkah Intervensi
RAGAM

Kasus Kekerasan Anak di Loktuan Tinggi, Pemkot Bontang Siapkan Langkah Intervensi

Pertahankan Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Neni: Tata Kelola Keuangan Tetap Jadi Prioritas
PARIWARA

Pertahankan Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Neni: Tata Kelola Keuangan Tetap Jadi Prioritas

Next Post
Potensi Beragam di Samboja Barat, dari Pesisir hingga Lembah

Potensi Beragam di Samboja Barat, dari Pesisir hingga Lembah

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.