Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

30 September, Ramai Status WhatsApp Foto Bulan Merah, Ini Penjelasan NASA

Redaksi by Redaksi
September 30, 2023
30 September, Ramai Status WhatsApp Foto Bulan Merah, Ini Penjelasan NASA

Penampakan Bulan Berwarna Merah di Langit Bontang

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Dua hari belakangan, cukup ramai foto penampakan bulan berwarna merah pada status WhatsApp dan Media Sosial, Sabtu (30/9/2023). Pantauan, beragam caption pun dituangkan untuk menggambarkan pristiwa itu.

Lucunya ada saja warganet cocoklogi yang mengaitkan fenomena alam ini dengan pristiwa kelam 30 September 1965 lalu atau yang dikenal dengan G30S. “Darah itu merah Jendral,” tulis salah satu warganet di Kota Bontang.

Lantas, fenomena alam apa sebenarnya yang sedang terjadi. Penelusuran media ini, yang terjadi adalah fenomena supermoon. Kehadiran supermoon September ini menjadi fenomena supermoon terakhir pada tahun 2023. Setelah sebelumnya terjadi pada Agustus lalu.

Melansir situs Business Insider, Noah Petro, ilmuwan proyek Lunar Lunar Reconnaissance Orbiter NASA menjelaskan supermoon adalah jenis Bulan purnama yang tampak 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang dibandingkan Bulan paling redup tahun ini.

Hal tersebut dikarenakan letaknya pada bulan ini adalah paling dekat dengan Bumi, yang dinamakan perigee. Namun diketahui supermoon bulan ini tidak akan sebesar bulan Agustus lalu.

“Perbedaan antara bulan purnama kali ini dengan bulan Agustus hanya 4.370 kilometer, sehingga akan sangat dekat jaraknya untuk bulan purnama ini,” jelas Noah Petro.

Sementara, melansir detik.co Patrick Hartigan, profesor fisika dan astronomi di Universitas Rice menjelaskan meskipun supermoon diakhir September 2023 ini tidak sedekat dan seterang supermoon di bulan Agustus. Namun supermoon ini akan tampak lebih berwarna kuning tua, oranye, atau merah.

Bulan akan terlihat berubah warna saat terbit, terbenam, atau saat gerhana Bulan saja. Hal itu juga sama halnya ketika melihat Matahari terbit atau terbenam yang mengeluarkan cahaya merah.

“Atmosfer Bumi menyebarkan cahaya kecuali warna merah atau oranye,” jelas Patrick.

Kata dia, di beberapa negara, supermoon ini bertepatan dengan Festival Pertengahan Musim Gugur. Maka bulan ini disebut juga sebagai ‘bulan panen’ atau harvest moon terakhir. Menurutnya bulan panen atau harvest moon terjadi sebagai penanda masa panen.

“Harvest moon dinamakan demikian karena selama beberapa hari bulan purnama akan terbit saat Matahari terbenam,” paparnya.

Pada masa itu, para petani yang ada di belahan Bumi utara akan memanen tanamannya dan mendapat lebih banyak cahaya untuk bekerja kembali setelah Matahari terbenam.

Secara umum, munculnya Bulan terjadi sekitar 50 menit lebih lambat. Namun, menjelang bulan panen, kemunculannya menjadi cepat, yaitu seperti 24 menit saja di Chicago dan 17 menit di Seattle.

Selain itu, tingkat kecerahan Bulan juga dipengaruhi oleh faktor kondisi atmosfer, seperti awan, asap, atau debu yang dapat merubah warnanya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan klik link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1  kemudian join. Agar lebih mudah install aplikasi telegram dulu di ponsel Anda.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Bontang
ShareTweet
Previous Post

Dewan Ikut Imbau Warga Jangan Bakar Lahan Sembarangan

Next Post

Pemkab Kukar Himbau Masyarakat Jaga Tata Krama Belimbur

Related Posts

Tanjung Laut Sempurna di Grup B, Kalahkan Boba 1-0 Lewat Pertarungan Sengit
OLAHRAGA

Tanjung Laut Sempurna di Grup B, Kalahkan Boba 1-0 Lewat Pertarungan Sengit

Bontang Lestari Vs Satimpo 5-0, Api-api Runner up Grup
OLAHRAGA

Bontang Lestari Vs Satimpo 5-0, Api-api Runner up Grup

Tiga Pelaku Penipuan QRIS Palsu di Bontang Diciduk Polisi, Hasilnya Buat Judol
WARTA

Tiga Pelaku Penipuan QRIS Palsu di Bontang Diciduk Polisi, Hasilnya Buat Judol

Dorong Kemandirian Petani, Pupuk Kaltim Hadirkan Program PAK TANI di Marangkayu
EKBIS

Dorong Kemandirian Petani, Pupuk Kaltim Hadirkan Program PAK TANI di Marangkayu

Bontang Kuala Vs Berbas Pantai 2-0, TLI Lolos Perempat Final Dampingi BK 
OLAHRAGA

Bontang Kuala Vs Berbas Pantai 2-0, TLI Lolos Perempat Final Dampingi BK 

Berbas Tengah Vs Loktuan 1-1, Guntung Gagal Lolos Perempat Final PKT Cup 2026
OLAHRAGA

Berbas Tengah Vs Loktuan 1-1, Guntung Gagal Lolos Perempat Final PKT Cup 2026

Next Post
Pemkab Kukar Himbau Masyarakat Jaga Tata Krama Belimbur

Pemkab Kukar Himbau Masyarakat Jaga Tata Krama Belimbur

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.