Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home EKBIS

3 Universitas Eksplor Masa Depan Pendidikan Tinggi di Era AI di NUS Innovation Forum Jakarta

Redaksi by Redaksi
December 6, 2025
3 Universitas Eksplor Masa Depan Pendidikan Tinggi di Era AI di NUS Innovation Forum Jakarta

Presiden National University of Singapore (NUS) , Profesor Tan Eng Chye. Foto: NUS.

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co ⎯ Pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) tengah membentuk kembali cara mengajar, belajar, dan berinovasi di lingkungan universitas. Pada penyelenggaraan NUS Innovation Forum (NIF) edisi Jakarta, para pemimpin universitas di kawasan dan praktisi industri berkumpul untuk mendiskusikan bagaimana institusi pendidikan tinggi dapat tetap relevan di tengah disrupsi teknologi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Forum ini menjadi NIF pertama yang diadakan di Indonesia, sekaligus edisi ketujuh dari rangkaian forum sejak peluncurannya pada 2024, dengan tujuan memperkuat hubungan National University of Singapore (NUS) dengan komunitas alumninya di seluruh dunia.

Diselenggarakan oleh NUS Office of Alumni Relations, NIF Jakarta menghadirkan ratusan alumni, pemimpin pemikiran, dan pakar industri untuk melakukan diskusi mendalam dengan tema “Navigating the Age of AI”.

Dalam sambutan pembukanya, Presiden NUS, Profesor Tan Eng Chye, menekankan, “Saat AI mengubah cara pengetahuan diciptakan, diakses, dan diterapkan, universitas harus menghadapi pertanyaan tentang relevansi mereka. Termasuk bentuk, nilai, dan tujuan pendidikan tinggi itu sendiri.”

Forum ini juga menjadi momentum bagi universitas dan alumni untuk berbagi strategi, inovasi, dan praktik terbaik dalam menghadapi era AI, sekaligus membuka peluang kolaborasi baru yang berdampak pada pendidikan tinggi di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Universitas di Era AI

Salah satu sorotan utama NIF Jakarta adalah panel Rektor bertajuk “Peran Universitas dalam AI, Inovasi dan Pertumbuhan Ekonomi”. Panel ini menghadirkan Profesor Hamdi Muluk dari Universitas Indonesia, Dr. Danang Sri Hadmoko dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Profesor Lavi Rizki Zuhal dari Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Presiden NUS Profesor Tan Eng Chye.

Diskusi yang dimoderatori oleh Profesor Simon Chesterman, NUS Vice Provost (Educational Innovation) sekaligus Dekan NUS College, ini mengupas lebih jauh bukan hanya soal disrupsi teknologi, tetapi juga masa depan pembelajaran itu sendiri.

Untuk menggambarkan besarnya perubahan akibat AI, Profesor Tan menyinggung terobosan DeepMind dalam pemodelan protein yang berhasil memprediksi lebih dari 200 juta protein hanya dalam satu proses, sesuatu yang secara manual akan membutuhkan “lebih dari satu miliar tahun kerja para lulusan PhD”.

Menurutnya, lompatan seperti ini menunjukkan betapa cepat AI dapat mempercepat penemuan ilmiah dan menegaskan perlunya universitas beradaptasi. Hanya di NUS, dalam dua tahun terakhir telah direkrut 134 anggota fakultas, termasuk 27 spesialis AI dan 53 peneliti yang mengintegrasikan AI ke dalam riset mereka.

Ia juga mengingatkan adanya bahaya yang lebih senyap di kalangan akademik: mahasiswa menggunakan AI untuk menghindari proses berpikir, bukan memperdalam keterampilan kognitif. Ia menyebut empat risiko, cognitive offloading, never-skilling, mis-skilling, dan de-skilling, yang harus diantisipasi universitas. “Belajar harus tetap menantang,” katanya. “AI tidak bisa menggantikan proses berpikir.”

Dari para perwakilan universitas Indonesia muncul pandangan bersama bahwa AI bukan sekadar perkembangan teknologi, tetapi juga perubahan filosofi. Profesor Zuhal menyatakan bahwa tren saat ini menuntut perombakan desain kurikulum. ITB telah melakukan pembaruan besar untuk mempersiapkan mahasiswa bekerja berdampingan dengan sistem cerdas.

“Kita tidak bisa terus mengajar seperti cara kita dulu diajar,” ujarnya.

Ia mengakui masih banyak dosen menolak AI karena merasa kemampuan otaknya tetap memadai. Namun, menurutnya, hal itu tidak mengubah fakta bahwa pendidik harus menguasai AI karena mahasiswa sudah menggunakannya.

Dr. Hadmoko menekankan pentingnya riset terapan lintas disiplin, terutama pada persinggungan antara perilaku manusia dan teknologi. UGM menggabungkan ilmuwan komputer dengan pakar psikologi, teknik, kedokteran, farmasi, dan ilmu sosial untuk memastikan bahwa alat AI tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga relevan dan responsif terhadap kebutuhan pemangku kepentingan, serta berakar pada pertimbangan sosial.

Ia juga menyoroti biaya besar riset AI. Biaya komputasi cloud saja dapat melebihi anggaran operasional tahunan beberapa fakultas, dan sangat sedikit universitas di kawasan yang mampu melakukan pemodelan AI skala besar secara mandiri. Karena itu, kolaborasi multi-pihak bukan lagi pilihan, tetapi keharusan. Ia menegaskan pentingnya infrastruktur superkomputer bersama, klaster riset kolaboratif, dan pusat inovasi yang didukung industri.

Profesor Muluk menambahkan bahwa AI tidak hanya akan merefleksikan kekuatan manusia, tetapi juga kerentanannya.

Ia mencontohkan kasus nyata anak muda yang mencari dukungan emosional dari sistem AI, terkadang berujung tragis ketika model berhalusinasi, salah menafsirkan maksud, atau memberi saran yang tidak aman. Pesannya jelas: kehidupan offline tetap penting, demikian pula interaksi langsung.

Menurutnya, universitas harus berinvestasi pada penguatan ketahanan manusia melalui komunitas kampus, sistem dukungan rekan sebaya, pelayanan masyarakat, dan program kesehatan mental. “Kita harus membekali mahasiswa dengan kebijaksanaan,” ujarnya. “Dan kebijaksanaan bukan sesuatu yang bisa diberikan AI.”

Bisnis Inovasi

Panel kedua bertema “Ask Me Anything: Building Impactful Start-ups in an Uncertain World in the Age of AI” menghadirkan para pendiri startup di bidang bioteknologi, media teknologi, dan Internet of Things industri. Mereka memberikan pandangan langsung tentang apa yang diperlukan untuk membangun perusahaan yang tangguh di tengah perubahan teknologi yang cepat.

Dengan para pembicara, Adi Reza Nugroho, Co-founder dan CEO dari MYCL, David Setiawan Suwarto, Chairperson NUS Alumni Network Jakarta, Direktur PT SCM Tbk, CEO Sinemart dan MOJI, Pang Xue Kai, Co-founder dan CEO ForU AI, terakhir moderator oleh Danial Talib dari PIER71™, berbagi wawasan praktis tentang menghadapi ketidakpastian, membangun kepercayaan pengguna, dan memanfaatkan AI untuk mempercepat kreativitas serta pemecahan masalah manusia, bukan menggantikannya.

NUS Enterprise juga menyoroti ekspansi jaringan BLOCK71 yang kini mencakup 11 kota, termasuk Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta, serta menghubungkan para founder dengan mentor, investor, dan pasar internasional.

Keseluruhan diskusi di NIF Jakarta mencerminkan bahwa kawasan ini tidak hanya beradaptasi terhadap perubahan teknologi, tetapi juga berperan aktif dalam membentuknya. Forum ini melanjutkan seri yang sebelumnya telah berlangsung di Manila, San Francisco, Suzhou, Beijing, Shanghai, dan Tokyo, masing-masing mengangkat tema bagaimana inovasi dapat mendorong kemajuan ekonomi dan sosial lintas wilayah. (*/Rls).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kabar Nasional
ShareTweet
Previous Post

DPPKB Kutim Raih Apresiasi Orang Tua Asuh Program GENTING Kaltim 2025

Next Post

Buka Kejuaraan Slowpitch Softball 2025, Bupati Harap Lahir Talenta Berbakat

Related Posts

Disnaker Bontang Bekali Siswa SMK 3 Hadapi Dunia Kerja, Kenalkan Peluang Karier di Dalam dan Luar Negeri
VIDEO

Disnaker Bontang Bekali Siswa SMK 3 Hadapi Dunia Kerja, Kenalkan Peluang Karier di Dalam dan Luar Negeri

KPU Kota Bontang Kenalkan Tata Cara Memilih kepada Pemilih Pemula Penyandang Disabilitas
WARTA

KPU Kota Bontang Kenalkan Tata Cara Memilih kepada Pemilih Pemula Penyandang Disabilitas

Datang dari Bandung, Harap Perayaan Kemerdekaan di Bontang Meriah
EKBIS

Datang dari Bandung, Harap Perayaan Kemerdekaan di Bontang Meriah

Waspada! 3 Lokasi Penerapan ETLE di Bontang, Pelanggar Bisa Ditilang Berulang-ulang
WARTA

Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut di Tanjung Laut, Pemotor Tabrak Bus Karyawan

Cerita Nelayan Usai Diterkam Buaya di Pulau Kedindingan, Minta Predator Tak Diserang
WARTA

Cerita Nelayan Usai Diterkam Buaya di Pulau Kedindingan, Minta Predator Tak Diserang

Disnaker Bontang Matangkan Persiapan Job Fair 2026, LPK hingga UMKM Ikut Dilibatkan
VIDEO

Disnaker Bontang Matangkan Persiapan Job Fair 2026, LPK hingga UMKM Ikut Dilibatkan

Next Post
Buka Kejuaraan Slowpitch Softball 2025, Bupati Harap Lahir Talenta Berbakat

Buka Kejuaraan Slowpitch Softball 2025, Bupati Harap Lahir Talenta Berbakat

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 0000241

article 0000242

article 0000243

article 0000244

article 0000245

article 0000246

article 0000247

article 0000248

article 0000249

article 0000250

article 0000251

article 0000252

article 0000253

article 0000254

article 0000255

article 0000256

article 0000257

article 0000258

article 0000259

article 0000260

article 0000261

article 0000262

article 0000263

article 0000264

article 0000265

article 0000266

article 0000267

article 0000268

article 0000269

article 0000270

article 0000271

article 0000272

article 0000273

article 0000274

article 0000275

article 0000276

article 0000277

article 0000278

article 0000279

article 0000280

article 0000281

article 0000282

article 0000283

article 0000284

article 0000285

article 0000286

article 0000287

article 0000288

article 0000289

article 0000290

article 0000291

article 0000292

article 0000293

article 0000294

article 0000295

article 0000296

article 0000297

article 0000298

article 0000299

article 0000300

article 888896

article 888897

article 888898

article 888899

article 888900

article 888901

article 888902

article 888903

article 888904

article 888905

article 888906

article 888907

article 888908

article 888909

article 888910

article 888911

article 888912

article 888913

article 888914

article 888915

article 888916

article 888917

article 888918

article 888919

article 888920

article 888921

article 888922

article 888923

article 888924

article 888925

article 2990236

article 2990237

article 2990238

article 2990239

article 2990240

article 2990241

article 2990242

article 2990243

article 2990244

article 2990245

article 2990246

article 2990247

article 2990248

article 2990249

article 2990250

article 2990251

article 2990252

article 2990253

article 2990254

article 2990255

article 2990256

article 2990257

article 2990258

article 2990259

article 2990260

article 2990261

article 2990262

article 2990263

article 2990264

article 2990265

article 2990266

article 2990267

article 2990268

article 2990269

article 2990270

article 2990271

article 2990272

article 2990273

article 2990274

article 2990275

article 2990276

article 2990277

article 2990278

article 2990279

article 2990280

article 2990281

article 2990282

article 2990283

article 2990284

article 2990285

article 2990286

article 2990287

article 2990288

article 2990289

article 2990290

article 2990291

article 2990292

article 2990293

article 2990294

article 2990295

article 2990296

article 2990297

article 2990298

article 2990299

article 2990300

article 2990301

article 2990302

article 2990303

article 2990304

article 2990305

article 2990306

article 2990307

article 2990308

article 2990309

article 2990310

article 2000196

article 2000197

article 2000198

article 2000199

article 2000200

article 2000201

article 2000202

article 2000203

article 2000204

article 2000205

article 2000206

article 2000207

article 2000208

article 2000209

article 2000210

article 2000211

article 2000212

article 2000213

article 2000214

article 2000215

article 2000216

article 2000217

article 2000218

article 2000219

article 2000220

article 2000221

article 2000222

article 2000223

article 2000224

article 2000225

article 2000226

article 2000227

article 2000228

article 2000229

article 2000230

article 2000231

article 2000232

article 2000233

article 2000234

article 2000235

article 2000236

article 2000237

article 2000238

article 2000239

article 2000240

article 2000241

article 2000242

article 2000243

article 2000244

article 2000245

article 2000246

article 2000247

article 2000248

article 2000249

article 2000250

article 2000251

article 2000252

article 2000253

article 2000254

article 2000255

article 992000171

article 992000172

article 992000173

article 992000174

article 992000175

article 992000176

article 992000177

article 992000178

article 992000179

article 992000180

article 992000181

article 992000182

article 992000183

article 992000184

article 992000185

article 992000186

article 992000187

article 992000188

article 992000189

article 992000190

article 992000191

article 992000192

article 992000193

article 992000194

article 992000195

article 992000196

article 992000197

article 992000198

article 992000199

article 992000200

article 7700156

article 7700157

article 7700158

article 7700159

article 7700160

article 7700161

article 7700162

article 7700163

article 7700164

article 7700165

article 7700166

article 7700167

article 7700168

article 7700169

article 7700170

article 7700171

article 7700172

article 7700173

article 7700174

article 7700175

article 7700176

article 7700177

article 7700178

article 7700179

article 7700180

article 7700181

article 7700182

article 7700183

article 7700184

article 7700185

article 5500126

article 5500127

article 5500128

article 5500129

article 5500130

article 5500131

article 5500132

article 5500133

article 5500134

article 5500135

article 5500136

article 5500137

article 5500138

article 5500139

article 5500140

article 5500141

article 5500142

article 5500143

article 5500144

article 5500145

article 5500146

article 5500147

article 5500148

article 5500149

article 5500150

article 5500151

article 5500152

article 5500153

article 5500154

article 5500155

article 5500156

article 5500157

article 5500158

article 5500159

article 5500160

article 5500161

article 5500162

article 5500163

article 5500164

article 5500165

article 5500166

article 5500167

article 5500168

article 5500169

article 5500170

article 5500171

article 5500172

article 5500173

article 5500174

article 5500175

article 5500176

article 5500177

article 5500178

article 5500179

article 5500180

article 5500181

article 5500182

article 5500183

article 5500184

article 5500185

article 5500186

article 5500187

article 5500188

article 5500189

article 5500190

article 5500191

article 5500192

article 5500193

article 5500194

article 5500195

news-1701