Dialektis.co – Sebanyak 10 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Kota Bontang ambil bagian dalam kegiatan business matching dengan Malaysia yang digelar di Samarinda, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan yang difasilitasi Dinas PPKUKM Provinsi Kalimantan Timur ini menjadi bagian dari misi dagang untuk memperluas akses pasar, khususnya ke luar negeri.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Bontang, Eko Arisandi menjelaskan, business matching merupakan proses mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli, investor, maupun mitra bisnis potensial dalam satu forum.
“Business matching ini mempertemukan langsung pelaku usaha dengan buyer atau mitra potensial untuk menjajaki kerja sama perdagangan,” ujarnya saat dihubungi.
Baca juga: DKUMPP Bontang Jemput Bola Sertifikasi Halal, Sasar Warung Makan dan Kantin
Ia menyebut, kegiatan ini dikemas dalam beberapa bentuk, mulai dari pertemuan bisnis satu lawan satu (B2B meeting), presentasi produk atau pitching, hingga tahapan negosiasi awal.
Bahkan, tidak menutup kemungkinan berlanjut pada komitmen pembelian atau Letter of Intent (LoI), hingga penandatanganan nota kesepahaman (MoU) maupun kontrak dagang.
Adapun 10 UMKM Bontang yang terlibat membawa berbagai produk unggulan, seperti teh gaharu herbal, jahe merah, amplang, aneka keripik, abon tuna, hingga olahan khas seperti gammi bawis dan rendang sapi.
Eko menegaskan, kegiatan ini memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya membuka akses pasar baru, mendorong transaksi langsung, serta membangun jejaring bisnis jangka panjang.
Selain itu, business matching juga menjadi sarana promosi produk unggulan daerah agar lebih dikenal di pasar internasional.
Baca juga: Sertifikasi Halal UMK di Bontang Dibuka, 100 Persen Gratis Pendampingan
“Melalui kegiatan ini, pelaku usaha bisa mendapatkan buyer potensial yang sudah terseleksi, meningkatkan peluang ekspor, sekaligus memperoleh feedback langsung dari pasar,” jelasnya.
Tak hanya berdampak bagi pelaku usaha, pemerintah daerah juga mendapat manfaat dari kegiatan tersebut, seperti meningkatnya nilai perdagangan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ini bagian dari upaya mendorong UMKM naik kelas dan memperkuat ekonomi daerah,” pungkasnya. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.







Discussion about this post