DIALEKTIS.CO – Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam menyoroti banjir yang terjadi di wilayah RT 13 dan RT 19, Jalan Sendawar, Kelurahan Bontang Baru, Selasa (1/4/2025).
Andi Faiz menilai tak fungsi maksimalnya darinasi pasca proyek trotoar di area itu jadi penyebab air menggenangi rumah warga.
Pasalnya, sebelum ada pekerjaan trotoar rumah-rumah warga di kawasan itu tidak pernah dilanda kebanjiran.
Politisi Golkar itu pun mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) segera mencari solusi, agar banjir tidak terus berulang.
“Dinas PUPRK khususnya Bina Marga harus carikan solusi terkait banjir yang ada di sepanjang Jalan Sendawar,” tegasnya.
Menurutnya, perbaikin koneksi antara saluran pembuangan dari rumah ke saluran-saluran drainase jalan harus segera dilakukan.
Senada, Said warga korban banjir menyebut daerah tersebut mendadak jadi langganan banjir usai proyek trotoar selesai dikerjakan.
Kata dia, banjir di hari ke dua Idul Fitri kali ini terjadi sekitar pukul 20.00 malam, dan surut sekitar pukul 12.30 malam. Hujan sedikit air langsung meluap.
“Harusnya setelah perbaikan (trotoar) air makin lancar mengalir. Ini setelah perbaikan malah tersendat,” kesalnya.
Said menilai elevasi drainase bawah trotoar jadi penyebab. Lantaran drainase utama lebih tinggi dari drainase rumah warga. Akibatnya air justru mengalir ke pemukiman.
“Drainase besar harus lebih diperdalam dan drainase rumah warga di pertinggi, biar airnya lancar,” harapnya. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg kemudian join.
Discussion about this post