Dialektis.co – Pasca serangan buaya di Kampung Selambai, Loktuan Kota Bontang pada penghujug Februari kemarin. Penanganan buaya di wilayah itu terus menuai perhatian publik.
Menanggapi itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Amiluddin mengakui masih minimnya jumlah predator yang berhasil dievakuasi di sekitar pemukiman warga.
Baca juga: Damkar Bontang Butuh 5 Senapan Bius, Serangan Buaya Meningkat
Diungkapkannya, dari 25 kasus laporan buaya yang masuk. Pihaknya baru berhasil menangkap 11 ekor. Ia menyebut, laoran yang masuk dari wilayah Loktuan, Bontang Kuala, dan Berbas Pantai.
“Baru 11 yang berhasil kami evakuasi,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.
Minimnya alat disebut jadi kendala tersendiri. Terlebih, keberadaan buaya yang berada di wilayah pasang surut air laut menambah tingkat waspada keamanan petugas.
Baca juga: Penampakan Buaya yang Menyerang Abisar, Bocah 11 Tahun di Selambai Bontang
Untuk itu pihaknya juga telah mengusulkan pengadaan senapan bius. Agara proses evakuasi dapat dilakukan dengan lebih cepat dan aman.
“Kalau di Selambai saja sudah 2 ekor yang kami amankan. Tapi memang di sana masih ada buaya lain,’ ungkapnya.
Lebih jauh, Amiluddin mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di wialyah pesisir. Terutama saat air pasang.
Baca juga: Seorang Lansia Diterkam Buaya di Belakang Perum BSD, Alami Banyak Luka
Momen air pasang biasanya membaya buaya ke sekitar pemukiman.
“Warga juga harus lebih perhatikan. Saat air pasang sebaiknya larang anak bermain di pesisir,” pungkasnya. (*)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post