Dialektis.co – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang mencatat jumlah pencari kerja (pencaker) di Kota Taman sepanjang tahun 2025 mencapai 10.708 orang.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang masih berada di kisaran delapan ribu pencari kerja.
Kepala Disnaker Bontang melalui Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja, Lukmanul Hakim, mengungkapkan bahwa lonjakan pencari kerja paling tinggi terjadi pada Juli 2025.
Momentum tersebut bertepatan dengan pelaksanaan job fair atau bursa kerja yang menarik minat masyarakat.
“Puncaknya terjadi pada bulan Juli, karena saat itu ada kegiatan job fair,” ujar Lukman.
Selain bursa kerja, ia menjelaskan ada sejumlah faktor lain yang turut memicu peningkatan jumlah pencari kerja pada bulan tersebut.
Di antaranya pelaksanaan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) umum yang digelar PT Pupuk Kaltim, serta dibukanya sejumlah program pemagangan oleh perusahaan-perusahaan di Bontang.
“Dari pelatihan dan pemagangan itu, banyak peserta yang kemudian mengurus kartu kuning atau AK-1. Kebetulan Juli juga bertepatan dengan masa kelulusan pelajar SMA dan SMK,” jelasnya.
Lukman menambahkan, di tengah keterbatasan lowongan kerja yang tersedia di perusahaan, program pelatihan kerja menjadi alternatif yang paling diminati para pencari kerja.
Melalui pelatihan, diharapkan kompetensi pencaker dapat meningkat sehingga peluang terserap di dunia kerja maupun berwirausaha semakin terbuka. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post