Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Pernyataan Kontroversi Dharma Soal Covid-19, Hingga Dukung Pramono jadi Presiden

Redaksi by Redaksi
October 7, 2024
Pernyataan Kontroversi Dharma Soal Covid-19, Hingga Dukung Pramono jadi Presiden
Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Sesi debat pertama pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2024 menarik perhatian luas publik. Salah satunya, sejumlah pernyataan kontroversi dari calon nomor urut 2 Dharma Pongrekun.

Calon perseorangan itu, mempertanyakan kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. Dia juga menyebut artificial intelligence (AI) sebagai alat mata-mata yang dapat menggangu kedaulatan negara.

Covid-19 agenda asing
Dharma menyatakan pandemi Covid-19 merupakan agenda asing. Hal itu ia ungkap saat ditanya oleh calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil.

“Pak Dharma-Kun, Pak Kun Wardana yang saya hormati, salah satu perlindungan terhadap SDM, yaitu tentu kesehatan. Kita pernah mengalami pandemi Covid yang sangat luar biasa,”

“Saya andai waktu bisa diputar kembali, kira-kira apa yang bisa kita lakukan untuk lebih baik dalam menyelesaikan yang namanya pandemi yang naudzubillah jangan sampai terulang lagi?” tanya RK pada debat yang digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (6/10).

Dharma menjawab, “Saya paham betul tentang pandemi ini agenda terselubung dari asing untuk mengambil alih kedaulatan negara.”

Dia mengungkap sejumlah alasan. Misalnya, mengapa PCR dilakukan dengan mencolok langit-langit mulut, bukan mengambil sampel ludah.

Dharma pun mengkritik pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. Dia menilai pemerintah justru menakut-nakuti rakyat dengan pandemi, bukan mengutamakan keselamatan rakyat.

“Saya percaya sama Tuhan. Bapak percaya sama Tuhan atau sama Covid-19?” ucapnya.

AI alat mata-mata
Dharma menyebut AI sebagai alat mata-mata saat membahas soal kemandirian internet untuk bangsa. Ia menyebut selama ini internet Indonesia tak mandiri, dibuktikan dengan berbagai kebocoran data yang terjadi.

Dia berpendapat globalisasi adalah dunia yang tak terbatas, tetapi penggunaan internet harus dibatasi. Lalu ia membahas penggunaan AI.

“Makanya dibilang artificial intelligence, artinya apa? Alat intelijen, alat mematai-matai tanpa kita sadari, dosa kita ada semua di gadget,” ucap Dharma.

Mantan Wakil Kepala BSSN itu tak menjelaskan lebih lanjut yang ia maksud dengan pembatasan internet. Dia pun tak menjelaskan lagi soal kemandirian internet yang ia gagas.

Dukung Pramono jadi presiden
Dharma Pongrekun mendukung Pramono Anung, calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, sebagai presiden. Hal itu ia ungkap saat menjawab pertanyaan Pramono tentang kemandirian internet.

Dharma bercerita bisa menjadi Wakil Kepala BSSN karena ditempatkan oleh Pramono. Dia mengaku mendapat resep dari Pramono dan bisa mengemban tugas tersebut.

“Saya ada di BSSN karena beliau (Pramono). Beliau yang tempatkan saya. Saya emban tugas dengan sungguh-sungguh dan dapat resepnya. Mudah-mudahan Mas Pram jadi presiden sehingga bisa jadikan mandiri internet,” ujarnya.

Dharma menambahkan, “Sebab apabila kemandirian internet tidak bisa diwujudkan maka data kita akan terus dicuri.” pungkasnya. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pilgub JakartaPilkada 2024
ShareTweet
Previous Post

Dukungan Terus Mengalir, di Gunung Sari Neni-Agus Janjikan Kapal Layak Rute Mamuju

Next Post

Gelar Apel Gabungan, Pjs Wali Kota Bontang Ingatkan PNS Harus Netral Hadapi Pilkada

Related Posts

Waspada Modus Penipuan Petugas Perantara Bantuan Percepatan Pengurusan Izin OSS
WARTA

Waspada Modus Penipuan Petugas Perantara Bantuan Percepatan Pengurusan Izin OSS

Polres Bontang Dalami 4 Aktor di Balik Penyeludupan Bengkirai, Tak Berhenti di Sopir
WARTA

Kronologis Mantan Honorer di Bontang jadi Tersangka Proyek Fiktif Sepatu Sneakers

Pelaku Penikaman di Jalan Tomat Ditangkap, Barang Bukti Pisau Menancap di Helm
WARTA

Oknum Mantan Honorer Diskop UKMPP Bontang Resmi jadi Tersangka Proyek Fiktif  

Lakalantas Tunggal di Jalan Sultan Syahrir Bontang, Seorang Pemotor Meninggal Dunia
WARTA

Lakalantas Tunggal di Jalan Sultan Syahrir Bontang, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

Kalah 0-1 dari Persipura, Gol Boaz Bikin Persiba Terpuruk di Zona Degradasi
OLAHRAGA

Kalah 0-1 dari Persipura, Gol Boaz Bikin Persiba Terpuruk di Zona Degradasi

Disdikbud Bontang Terapkan Kuota Siswa Inklusi per Rombel
PARIWARA

Disdikbud Bontang Terapkan Kuota Siswa Inklusi per Rombel

Next Post
Gelar Apel Gabungan, Pjs Wali Kota Bontang Ingatkan PNS Harus Netral Hadapi Pilkada

Gelar Apel Gabungan, Pjs Wali Kota Bontang Ingatkan PNS Harus Netral Hadapi Pilkada

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.