Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Pensiunan PKT Gelar Orasi, Kerugian Korupsi Jiwasraya Jangan Dibebankan ke Nasabah

Redaksi by Redaksi
January 30, 2021
Pensiunan PKT Gelar Orasi, Kerugian Korupsi Jiwasraya Jangan Dibebankan ke Nasabah

Pensiunan PKT Saat Menggelar Orasi di Perumahan BTN (Foto/ArisPKTv)

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Puluhan Pensiunan Pupuk Kaltim pemegang polis Asuransi Jiwasraya, menggelar aksi orasi menolak tawaran skema restrukturisasi Asuransi Jiwasraya, di area perumahan KPR-BTN Pupuk Kaltim, Bontang, Sabtu (30/1/2021).

Eko Sumardiyono selaku penggerak seluruh pensiunan Pupuk Kaltim, mengatakan, opsi restrukturisasi yang diberikan Jiwasraya dirasa sangat memberatkan nasabah.

Terlebih, restrukturisasi yang direncanakan pemerintah dan kemudian dijalankan oleh manajemen Asuransi Jiwasraya, telah dilakukan secara sepihak, lantaran tidak pernah dibicarakan dan terkesan memaksakan.

“Kami pensiunan, menganggap ini sebagai bentuk wanprestasi melawan hukum serta sikap yang terkesan semena-mena dari pihak Asuransi Jiwasraya,” ujarnya.

Eko menilai, dari hasil kajian mendalam yang pihaknya lakukan skema yang ditawarkan Asuransi Jiwasraya tersebut bertentangan dengan sejumlah aturan hukum.

Selain itu, mereka merasa diposisikan sebagai obyek, yang dipaksa sepihak untuk memilih beberapa opsi persetujuan restrukturisasi yang ditawarkan. Sebab itu, mereka menolak keras untuk memilih opsi yang ditawarkan.

“Jika menerima restrukturisasi tersebut, maka nominal manfaat pensiun yang diterima per bulan akan berkurang hingga 35%,” terangnya.

Kata dia, kemudian opsi skema yang awalnya seumur hidup berubah menjadi waktu tertentu. Jika menolak atau mengabaikan dalam jangka waktu satu bulan setelah disosialisasikan, pihak Asuransi Jiwasraya menggangap nasabah menolak restrukturisasi.

Selanjutnya nominal dana yang ditempatkan pada awal perjanjian dianggap utang piutang oleh pihak Asuransi Jiwasraya. Sementara dana yang ada dikembalikan dalam jangka 3 hingga 5 tahun.

Ia menilai, pilihan yang diberikan ini jelas sebagai sikap arogansi, melawan hukum, dan merugikan pensiunan yang rata-rata telah bekerja lebih dari 30 tahun. Dimana selama ini para pensiunan hanya mengandalkan manfaat pensiun bulanan untuk kehidupannya di hari tua.

“Hal ini yang kita lawan. Kami berharap bapak Presiden mendengar jeritan pensiunan ini. Betapa kami menjerit, jika uang pensiun kami yang ditabung untuk hari tua, tidak kami terima. Bayangkan uang tabungan yang kami tabung bertahun-tahun di pangkas hingga 40%,” paparnya.

Sementara itu Sektiono Ketua Persatuan Pensiunan Pupuk Kaltim (P3KT) Wilayah 1 Kalimantan mendukung penuh perlawanan ini.

“Kami punya tujuan yang sama membawa gerbong perjuangan untuk melawan restrukturisasi Asuransi Jiwasraya. Dan intinya kami jelas tidak ingin tabungan pensiunan dipotong atau dikurangi sedikitpun,” tegasnya.

Sebagai organisasi yang legal, P3KT kini merangkul seluruh pensiunan, baik itu Corporate dan Ritel. Dirinci Sektiono, adapun jumlah keseluruhan Corporate dan Ritel jika digabung, kini berjumlah 690 orang.

Dengan orasi perlawanan ini, diharapkan dapat menjadi triger kepada seluruh pemegang polis Asuransi Jiwasraya di Indonesia, baik swasta maupun nasional yang diperkirakan berkisar 4 juta pemegang polis.

Dampak dari perlawanan ini dianggap bisa menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat. Mengingat Asuransi Jiwasraya sepenuhnya milik Pemerintah.

Kebijakan manajemen Asuransi Jiwasraya yang dianggap merugikan pensiunan ini dirasa perlu disikapi Pemerintah Pusat, termasuk Wakil Rayat di Senayan terkhusus kepada Komisi VI DPR RI.

Hingga berita ini dipublis, awak media masih berupaya mengkonfirmasi ke pihak Asuransi Jiwasraya. (Aris/Yud).

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Korupsi JiwasrayaPensiunan PKT
ShareTweet
Previous Post

Breaking News: Air Laut Pasang, 5 RT di Bontang Kuala Terancam Terendam

Next Post

#TahanAbuJanda Trending di Twitter

Related Posts

Setubuhi Pacar di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Loktuan Ditangkap Polisi
WARTA

Bikin Heboh, 6 Anak di Bontang Utara Diduga jadi Korban Pencabulan

SPMB 2026, SDN 006 Bontang Utara Hanya Buka 2 Rombel untuk 64 Siswa
PARIWARA

SPMB 2026, SDN 006 Bontang Utara Hanya Buka 2 Rombel untuk 64 Siswa

Sekolah Paket Bukan Jalur Instan, SKB Bontang Luruskan Miskonsepsi Masyarakat
WARTA

Sekolah Paket Bukan Jalur Instan, SKB Bontang Luruskan Miskonsepsi Masyarakat

1.418 Guru Swasta di Bontang Terima Insentif Triwulan Pertama, Rp 6 Juta Per Orang 
WARTA

1.418 Guru Swasta di Bontang Terima Insentif Triwulan Pertama, Rp 6 Juta Per Orang 

Siapkan Empat Rombel, SDN 004 Bontang Barat Siap Optimalkan SPMB 2026
PARIWARA

Siapkan Empat Rombel, SDN 004 Bontang Barat Siap Optimalkan SPMB 2026

Taufan Pawe Dorong Penerapan Single Voter Data System dalam Revisi UU Pemilu
WARTA

Taufan Pawe Dorong Penerapan Single Voter Data System dalam Revisi UU Pemilu

Next Post
#TahanAbuJanda Trending di Twitter

#TahanAbuJanda Trending di Twitter

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

articel 538000001

articel 538000002

articel 538000003

articel 538000004

articel 538000005

articel 538000006

articel 538000007

articel 538000008

articel 538000009

articel 538000010

articel 538000011

articel 538000012

articel 538000013

articel 538000014

articel 538000015

articel 538000016

articel 538000017

articel 538000018

articel 538000019

articel 538000020

post 138000916

post 138000917

post 138000918

post 138000919

post 138000920

post 138000921

post 138000922

post 138000923

post 138000924

post 138000925

post 138000926

post 138000927

post 138000928

post 138000929

post 138000930

post 138000931

post 138000932

post 138000933

post 138000934

post 138000935

post 138000936

post 138000937

post 138000938

post 138000939

post 138000940

post 138000941

post 138000942

post 138000943

post 138000944

post 138000945

cuaca 228000711

cuaca 228000712

cuaca 228000713

cuaca 228000714

cuaca 228000715

cuaca 228000716

cuaca 228000717

cuaca 228000718

cuaca 228000719

cuaca 228000720

cuaca 228000721

cuaca 228000722

cuaca 228000723

cuaca 228000724

cuaca 228000725

cuaca 228000726

cuaca 228000727

cuaca 228000728

cuaca 228000729

cuaca 228000730

post 238000601

post 238000602

post 238000603

post 238000604

post 238000605

post 238000606

post 238000607

post 238000608

post 238000609

post 238000610

post 238000611

post 238000612

post 238000613

post 238000614

post 238000615

post 238000616

post 238000617

post 238000618

post 238000619

post 238000620

post 238000621

post 238000622

post 238000623

post 238000624

post 238000625

post 238000626

post 238000627

post 238000628

post 238000629

post 238000630

info 328000571

info 328000572

info 328000573

info 328000574

info 328000575

info 328000576

info 328000577

info 328000578

info 328000579

info 328000580

info 328000581

info 328000582

info 328000583

info 328000584

info 328000585

info 328000586

info 328000587

info 328000588

info 328000589

info 328000590

info 328000591

info 328000592

info 328000593

info 328000594

info 328000595

info 328000596

info 328000597

info 328000598

info 328000599

info 328000600

berita 428011481

berita 428011482

berita 428011483

berita 428011484

berita 428011485

berita 428011486

berita 428011487

berita 428011488

berita 428011489

berita 428011490

berita 428011491

berita 428011492

berita 428011493

berita 428011494

berita 428011495

berita 428011496

berita 428011497

berita 428011498

berita 428011499

berita 428011500

berita 428011501

berita 428011502

berita 428011503

berita 428011504

berita 428011505

berita 428011506

berita 428011507

berita 428011508

berita 428011509

berita 428011510

kajian 638000056

kajian 638000057

kajian 638000058

kajian 638000059

kajian 638000060

kajian 638000061

kajian 638000062

kajian 638000063

kajian 638000064

kajian 638000065

kajian 638000076

kajian 638000077

kajian 638000078

kajian 638000079

kajian 638000080

kajian 638000081

kajian 638000082

kajian 638000083

kajian 638000084

kajian 638000085

article 888000021

article 888000022

article 888000023

article 888000024

article 888000025

article 888000026

article 888000027

article 888000028

article 888000029

article 888000030

cuaca 988000001

cuaca 988000002

cuaca 988000003

cuaca 988000004

cuaca 988000005

cuaca 988000006

cuaca 988000007

cuaca 988000008

cuaca 988000009

cuaca 988000010

cuaca 988000011

cuaca 988000012

cuaca 988000013

cuaca 988000014

cuaca 988000015

article 878000001

article 878000002

article 878000003

article 878000004

article 878000005

article 878000006

article 878000007

article 878000008

article 878000009

article 878000010

article 878000011

cuaca 988000029

cuaca 988000030

cuaca 988000031

cuaca 988000032

cuaca 988000033

cuaca 988000034

cuaca 988000035

cuaca 988000036

cuaca 988000037

cuaca 988000038

news-1701