Dialektis.co, Bontang – Pengawas sekolah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang terus melakukan monitoring dan pendampingan terhadap implementasi kurikulum di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Langkah ini dilakukan guna memastikan kebijakan pendidikan nasional dapat diterapkan secara optimal di tingkat satuan pendidikan.
Pengawas sekolah Disdikbud Bontang, Sumarmi, menjelaskan bahwa saat ini pengawas PAUD di Bontang hanya berjumlah dua orang.
Meski demikian, mereka tetap bertanggung jawab melakukan pembinaan terhadap seluruh lembaga PAUD yang ada di kota tersebut.
“Untuk pengawas taman kanak-kanak di Bontang saat ini ada dua orang. Kami mendampingi sekitar 148 lembaga PAUD yang terdiri dari berbagai jenis layanan pendidikan anak usia dini,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, lembaga tersebut meliputi taman pengasuhan anak, kelompok bermain, satuan PAUD sejenis, hingga taman kanak-kanak. Sementara untuk RA berada di bawah kewenangan kementerian agama sehingga tidak termasuk dalam pendampingan mereka.
Dalam menjalankan tugas pengawasan, pihaknya tidak hanya melakukan pemantauan administratif, tetapi juga memberikan pembinaan terkait pelaksanaan kurikulum di satuan pendidikan.
“Kewajiban kami sebagai pengawas adalah melakukan pendampingan, pembinaan, evaluasi serta monitoring terhadap pelaksanaan program pendidikan,” jelasnya.
Pendampingan ini juga mencakup penyampaian regulasi terbaru dari pemerintah pusat yang berkaitan dengan kurikulum maupun kebijakan pendidikan lainnya.
Lebih jauh, dirinya berharap melalui monitoring yang rutin, implementasi kurikulum di lembaga PAUD dapat berjalan lebih optimal dan berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post