Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KOLOM

Membangun Kredibilitas Instansi Pemerintahan Berbasis Nilai Pancasila

Opini

Redaksi by Redaksi
June 13, 2024
Membangun Kredibilitas Instansi Pemerintahan Berbasis Nilai Pancasila
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan II Puslitbang
KDOD LAN RI Tahun 2024

DIALEKTIS.CO – Di era globalisasi, kemajuan teknologi tak dapat dihindari. Tidak seorang pun dapat menghindari realitas tersebut. Dalam era ini kita mengetahui bahwasanya teknologi membawa banyak manfaat seperti efisiensi operasional, akses informasi yang luas, maupun kemudahan komunikasi.

Namun di balik itu terdapat pula tantangan tersendiri, salah satunya ialah penyebaran hoaks. Hal ini menuntut seluruh pegawai bagian PPID baik Utama maupun Pembantu di berbagai Instansi Pemerintahan bertindak berdasarkan etika digital.

Oleh karena itu, seorang pemimpin pun harus mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ketika beretika digital sehingga dapat menjadikan lingkungan kerja dan media sosial yang aman, tenteram, serta harmonis.

Lima nilai dasar Pancasila harus menjadi rujukan dalam setiap tindakan di dunia digital.

Kita mengetahui adanya kontak hubung di setiap instansi pemerintahan. Kontak tersebut biasanya berhubungan langsung dengan masyarakat sehingga informasi yang diterima menjadi lebih transparan. Dalam kasus inilah, instansi-instansi diwajibkan memberikan laporan secara jujur dan berani mempertanggungjawabkan kebenarannya.

Sebagai seorang pemimpin tentu diperlukan analisis lebih lanjut terkait informasi yang akan disebarkan di dunia maya ataupun bagaimana respons yang diberikan apabila masyarakat memberikan tanggapan terhadap perihal yang dipublikasikan.

Etika digital berbasis nilai Pancasila akan mempermudah pengimplementasian itu. Informasi yang diberitakan harus bersifat benar adanya dan bermanfaat sesuai dengan prinsip Kemanusiaan yang Adil dan beradab. Selain itu, seorang pemimpin harus mendorong perilaku gotong royong dalam instansi tersebut supaya menjaga integritas informasi sesuai dengan prinsip Persatuan Indonesia.

Dengan menanamkan pola pemikiran ini pada pegawai bagian Humas, maka kepercayaan masyarakat terhadap instansi pemerintahan akan meningkat.

Ada berbagai metode yang dapat dilakukan seorang pemimpin dalam pertumbuhan kesadaran pentingnya Pancasila dalam aspek ini. Misalnya dengan memberikan saran yang edukatif, memastikan tidak adanya hoaks ataupun kebohongan dalam setiap informasi yang akan diberitakan, juga berusaha membangun kepercayaan publik terhadap instansi pemerintahan dengan memberikan informasi secara transparan.

Apabila etika digital berbasis Pancasila diterapkan dengan baik, maka pemimpin dinyatakan mampu menciptakan perubahan pandangan masyarakat terhadap instansi menjadi berkredibilitas.

Pegawai bagian Humas pun diyakini dapat mengemban tugas pokoknya yaitu menjembatani informasi antara pemerintah dan masyarakat dengan lebih responsif serta terpercaya.

Melalui pemahaman lebih lanjut mengenai nilai dasar Pancasila dalam beretika digital, maka tantangan dalam kemajuan teknologi informasi dalam dunia instansi pemerintahan akan segera terselesaikan. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan klik link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kominfo Bontang
ShareTweet
Previous Post

Waspada Penipuan Tiket Kapal Laut di Loktuan, Dua Korban Menangis Gagal Berlayar

Next Post

Pabrik CPO PT EUP Terbakar, 3 Jam Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Related Posts

Editorial: Di Balik Topi Biru Menteri Hanif, Ada Pesan Tegas tentang Sampah dan Tanggung Jawab Bersama
KOLOM

Editorial: Di Balik Topi Biru Menteri Hanif, Ada Pesan Tegas tentang Sampah dan Tanggung Jawab Bersama

Sekjen LMND Kritik Narasi BEM UGM, Jangan Politisasi Kasus Penderitaan Anak
WARTA

Sekjen LMND Kritik Narasi BEM UGM, Jangan Politisasi Kasus Penderitaan Anak

Anak 10 Tahun di NTT Bunuh Diri Tinggalkan Surat untuk Ibu, Andi Sofyan Ikut Menyoroti
WARTA

Anak 10 Tahun di NTT Bunuh Diri Tinggalkan Surat untuk Ibu, Andi Sofyan Ikut Menyoroti

Partai Prima Suarakan Ambang Batas 0 Persen, Bentuk Otentik Demokrasi Pancasila
WARTA

Partai Prima Suarakan Ambang Batas 0 Persen, Bentuk Otentik Demokrasi Pancasila

Dolar Naik, Rupiah Tersungkur: Siapa Sebenarnya Mengkhianati Ekonomi Nasional?
EKBIS

Dolar Naik, Rupiah Tersungkur: Siapa Sebenarnya Mengkhianati Ekonomi Nasional?

Demokrasi Tanpa Ilusi: Mengapa Koreksi Pilkada Langsung Justru Menyelamatkan Kedaulatan
KOLOM

Demokrasi Tanpa Ilusi: Mengapa Koreksi Pilkada Langsung Justru Menyelamatkan Kedaulatan

Next Post
Pabrik CPO PT EUP Terbakar, 3 Jam Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Pabrik CPO PT EUP Terbakar, 3 Jam Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.