Dialektis.co, Sangatta – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim), Mulyono mengaku terus berupaya mewujudkan Sekolah Rujukan Google (SRG). Namun upaya tersebut belum bisa direalisasikan akibat efisiensi anggaran.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono menjelaskan, mekanisme pengadaan yang tersendat. Pihaknya menargetkan pemenuhan dilakukan bertahap mulai 2026, mengikuti kemampuan anggaran daerah
“Yang penting mulai dulu, semakin cepat semakin baik,” kata Mulyono, belum lama ini.
Dikatakan Mulyono, bila persoalan perangkat teratasi, Kutim berpeluang mencatat rekor sebagai daerah dengan sekolah KSRG terbanyak secara nasional
Namun untuk mencapai itu, tantangan pengadaan Chromebook menjadi pekerjaan terbesar yang harus dituntaskan. Pasalnya, pemrintah masih mengalami efisiensi anggaran.
“Penguatan literasi dasar tetap berjalan seiring percepatan digitalisasi,” tutupnya. (adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabun saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post