Dialektis.co – SMPN 7 Bontang kembali meraih gelar perpustakaan terbaik tingkat kota. Budaya literasi, serta dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) pada infrastruktur dinilai menjadi kunci raihan ini.
“Alhamudulillah, tahun ini kami kembali meraih juara 1 dalam ajang yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan,” ujar Kepala SMPN 9 Nor Hayati.
Nor Hayati menyatakan mempertahankan prestasi ini tidak mudah. Pembenahan berupa tata ruang, administrasi, hingga inovasi kegiatan literasi terus dilakukan.
Baginya, di SMPN 7 perpustakaan bukan sekadar ruang penyimpanan buku.
Kini ia menjadi tempat siswa menyalurkan ide. Serta ruang bagi siswa berlatih berbicara.
“Di dalamnya, kita siapkan ruang broadcast. Ini jadi salah satu unggulan sekolah kami,” ungkapnya.
Dengan adanya ruang itu siswa dapat mengasah kemapuan siswa. Upaya itu yang mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri.
Sekolah dianggap mampu menghadirkan perpustakaan yang berfungsi sebagai pusat aktivitas. Diharapkan pembelajaran dapat berjalan dinamis dan menyenangkan.
Nor Hayati menegaskan SMPN 7 akan terus memperkuat budaya literasi melalui pengelolaan perpustakaan yang menarik.
Beragam pembenahan pun akan terus dilakukan. Agar, nantinya mereka benar-benar mampu bersaing di tingkat provinsi, bahkan nasional.
“Kami ingin membawa nama baik Bontang di kancah yang lebih luas,” tegasnya.
Di akhir, Nor Hayati menyatakan saat ini SMPN 7 Bontang bukan sakadar menjaga prestasi. Tetapi memperkuat peran perpustakaan sebagai jantung pendidikan sekolah. (Adv/Mira)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post