Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Ditangkap Malam Hari, Buaya Penyerang di Loktuan Ternyata Panjangnya 2,8 Meter

Redaksi by Redaksi
September 25, 2020
Ditangkap Malam Hari, Buaya Penyerang di Loktuan Ternyata Panjangnya 2,8 Meter

Buaya Penyerang Warga di Loktuan Dievakuasi

Share on FacebookShare on Twitter

TIM Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim bersama Balai Taman Nasional Kutai (TNK), dibantu oleh Bhabinkamtibmas Loktuan, dan sejumlah warga berhasil menangkap buaya penyerang manusia di perairan Kampung Mandar RT 24 Kelurahan Loktuan, Kota Bontang, Jumat (25/9/2020).

Buaya yang dikabarkan kerap menghilang saat dikejar warga tersebut akhirnya berhasil dievakuasi sekira pukul 00.05 Malam.

Lokasinya berkisar 500 sampai 700 meter dari daratan, atau sedikit jauh dari lokasi saat menyerang remaja 14 tahun, korbannya.

Baca juga: Diterkam Buaya, Remaja 14 Tahun di Loktuan Dilarikan ke RS PKT

Bhabinkamtibmas Loktuan Aipda Ahmad Bajuri mengatakan sekira tiga jam proses pencarian dilakukan di muara menggunakan perahu milik warga berukuran 1×4 meter, dua orang petugas dari tim BKSDA akhirnya berhasil menangkap buaya tersebut.

“Ukurannya cukup besar 2,8 meter,” ujarnya.

Bhabinkamtibmas Loktuan Aipda Ahmad Bajuri (Depan) Bersama Warga Usai Evakuasi Buaya Peyerang

Aipda Bajuri meyakini buaya tersebut, merupakan buaya yang selam ini diburu warga. Setelah Sepekan lalu menyerang anak warga saat berenang bersama rekan-rekannya.

“Ada gigi buaya yang nancap di paha korban, nah ini yang dievakuasi ada yang hilang giginya. Kemungkinan besar ini memang buaya yang kemarin menyerang warga,” ungkapnya saat dihubungi.

Meski buaya penyerang warga tersebut telah berhasil dievakuasi. Aipda Bajuri, tetap mengimbau warga untuk tetap waspada dan tidak berenang dulu disekitar perairan Loktuan, sebab ia memperkirakan masih ada beberapa buaya di wilayah tersebut.

“Jangan sampai ada korban lagi,” pungkasnya. (Yud/DT).

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweet
Previous Post

Giliran KPU Bontang Batasi Akses Peliputan Jurnalis

Next Post

Covid-19 di Bontang, Tambah 36 Pasien Positif, Satu Diantaranya Calon Wali Kota

Related Posts

Disdikbud Bontang sukses gelar BCC dan Pawai Budaya 2024, Dipuji Artis Nasional
WARTA

Bontang City Carnival 2026 Batal Digelar, Tak Masuk Skala Prioritas Anggaran

Pro-Kontra Sekolah Elit Larang Antar Hingga Gerbang, Disdikbud Siap Fasilitasi Pertemuan
WARTA

Pro-Kontra Sekolah Elit Larang Antar Hingga Gerbang, Disdikbud Siap Fasilitasi Pertemuan

Kasus ISPA Bontang Kembali Naik, Juni Tembus 1.857 Kasus
WARTA

Dinkes Bontang Imbau Waspada Superflu, Menular Lewat Droplet Saat Batuk & Bersin

Jateng Hadirkan Pembebasan Denda & Progresif Pajak Kendaraan, Berlaku Hingga 28 Desember
RAGAM

Jateng Hadirkan Pembebasan Denda & Progresif Pajak Kendaraan, Berlaku Hingga 28 Desember

Kemkomdigi: Surat Peringatan Pemadaman Internet 25-27 September Hoaks
WARTA

Kemkomdigi: Surat Peringatan Pemadaman Internet 25-27 September Hoaks

Raih Juara 2 Lomba Taman Numerasi, SDN 011 Bontang Selatan: Tentang Ide yang Diwujudkan
WARTA

Raih Juara 2 Lomba Taman Numerasi, SDN 011 Bontang Selatan: Tentang Ide yang Diwujudkan

Next Post
Lagi, Dua Pasien Positif Covid-19 di Bontang Dinyatakan Sembuh

Covid-19 di Bontang, Tambah 36 Pasien Positif, Satu Diantaranya Calon Wali Kota

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.