Dialektis.co, Sangatta – Membangun generasi muda yang kuat, kreatif, dan berdaya saing menjadi fokus serius Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (Kutim). Melalui berbagai program kepemudaan dan kemahasiswaan, Dispora ingin memastikan pemuda Kutim mendapatkan ruang yang cukup untuk mengembangkan diri dan berkontribusi bagi daerah.
Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh menjalankan pembinaan secara berkelanjutan. Dukungan dari Bupati dan Wakil Bupati Kutim disebutnya menjadi titik sentral dalam memperkuat program.
“Dispora siap menjadi wadah bagi pemuda Kutim untuk bangkit, berdaya, dan berkembang. Tugas kami tidak hanya memfasilitasi, tetapi membina dan membimbing agar lahir generasi yang aktif, sehat, dan produktif,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).
Salah satu kegiatan yang menjadi bukti nyata komitmen tersebut adalah penyelenggaraan Olimpiade Olahraga Mahasiswa (O2M) yang melibatkan STIPER, STAIS, dan STIE Nusantara. Ajang ini menumbuhkan budaya kompetisi di kalangan mahasiswa sekaligus memperkuat jejaring antar kampus.
“Pembinaan ini adalah tanggung jawab bersama. Dispora membangun kemauan dan semangat pemuda, tetapi dukungan dinas lain juga diperlukan, terutama dalam hal permodalan dan fasilitasi usaha,” jelas Basuki.
Dispora juga menargetkan berbagai kegiatan pengembangan non-olahraga, seperti pelatihan digital, workshop minat dan bakat, hingga program kepemimpinan serta kewirausahaan. Basuki menyebut bahwa dunia modern menuntut pemuda untuk adaptif dan memiliki mental pantang menyerah.
“Kami ingin peluang pemuda Kutim makin terbuka. Sekarang bukan hanya soal fisik, tetapi kreativitas dan kemampuan teknologi juga penting,” katanya.
Selain pembinaan kompetensi, ia kembali menegaskan perlunya menjaga integritas pemuda. Lingkungan sosial menurutnya sangat berpengaruh terhadap masa depan remaja.
“Tidak boleh ada narkoba, tidak ada judi online, tidak ada balap liar. Isi waktu dengan kegiatan positif,” tegasnya. (adv)








Discussion about this post