Dialektis.co – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Amiluddin mengungkap pihaknya sedikitnya membutuhkan 5 senapan bius untuk memaksimalkan evakuasi buaya.
Diketahui konflik buaya dengan manusia di Kota Bontang, belakangan terus meningkat. Tercatat, sudah ada 25 laporan ancaman buaya di sekitar pemukiman warga.
Teranyar kasus yang menimpa kakek di wilayah perumahan BSD, dan bocah 11 tahun di Kampung Selambai, Loktuan menjadi alaram keras untuk dilakukan penindakan.
Baca juga: Penampakan Buaya yang Menyerang Abisar, Bocah 11 Tahun di Selambai Bontang
“Iya, setidaknya kita butuh sekitar 5 pucuk senapan. Sudah kami usulkan pengadaan di anggaran tahun ini,” ujarnya kepada wartawan.
Amiluddin meyakinkan sejumlah anggotanya telah terlatih. Terlebih beberapa waktu lalu telah mengikuti pelatihan yang digelar oleh Basarnas.
Menurutnya usulan ini menjadi solusi untuk langkah pertama dalam penanganan dan evakuasi buaya yang nantinya akan direlokasi dari sekitar pemukiman.
Baca juga: Seorang Lansia Diterkam Buaya di Belakang Perum BSD, Alami Banyak Luka
Baginya, populasi buaya di wilayah pesisir Bontang membutuhkan perhatian lebih. Dikhawatirkan ke depan kasus serangan buaya akan semakin meningkat.
Nantinya, senapan tersebut dibagi ke pos-pos pemadam yang terdapat di Loktuan, Berbas, dan Mako yang berada di Jalan Piere Tandean, Kelurahan Bontang Kuala.
Diungkapkannya, sejauh ini penangkapan buaya masih dilakukan secara manual dengan alat terbatas.
Baca juga: Sering Terjadi Konflik Buaya-Manusia, Usul Penangkaran Kembali Mengemuka
Proses ini dinilai lambat, terlebih harus memperhatikan faktor cuaca dan keselamatan petugas. Terkait regulasi penggunaan senjata, pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Sub Sumber Daya Pesisir. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post