Dialektis.co, Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman mengimbau masyarakat agar tidak merayakan pergantian Tahun Baru 2026 secara berlebihan. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk empati terhadap serangkaian bencana alam yang melanda berbagai wilayah di Indonesia.
Bupati Ardiansyah mengatakan, tidak perlu merayakan berlebihan, bila perlu tidak usah dirayakan. Hargai kondisi saudara-saudara di sana yang sedang tertimpah musibah.
“Cukup sederhana saja,” imbau Bupati di depan awak media usai memimpin rapat persiapan jelang Nataru.
Ardiansyah menuturkan, adapun pembahasan saat rakorx meliputi ketersediaan stok kebutuhan pokok, mitigasi bencana terpadu, kesiapan infrastruktur musim hujan, serta pengaturan arus lalu lintas. Pemkab Kutim menekankan langkah koordinasi cepat untuk menjaga stabilitas keamanan dan pasokan logistik.
Dia pun menginstruksikan seluruh organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis untuk mempertahankan status siaga hingga Januari 2026 dan memastikan implementasi di lapangan berjalan lancar.
“Semua harus turun ke lapangan. Pastikan kesiapan betul-betul berjalan,” pungkasnya. (adv)








Discussion about this post