Dialektis.co – Banjir merendam ruas Jalan Ahmad Yani, Kota Bontang hingga Sore ini belum surut. Banyak pemotor yang nekat menerobos banjir hingga mengalami mogok mesin, Sabtu (14/2/2026).
Pantauan, di sekitar Colombus dan Dealer Honda pukul 17.10 Wita ketinggian air mencapai betis orang dewasa. Hingga menyebabkan lalu lintas tersendat.
Beberapa pengendara, yang didominasi emak-emak terlihat menuntun kendaraannya menuju ruas jalan yang tidak tergenang.
Endang (28) warga sekitar menyebut sudah cukup banyak pengendara motor yang mogok. Hingga harus mendorong.
“Banyak yang mogok kasian motornya. Karena nerjang banjir,” ujarnya.
Baca juga: Bontang Hujan Deras Semalam, Jalan Ahmad Yani Mulai Direndam Banjir
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang, Taufan Kurnia, mengimbau masyarakat tidak memaksakan diri melewati banjir.
Pihaknya pun telah menerapkan rekayasa arus lalu lintas untuk memandu warga.
Selain menyebabkan kendaraan mogok. Kendaraan yang melintas juga menimbulkan gelombang air hingga masuk ke bangunan di tepi jalan.
Sebaiknya gunakan jalur lain,” ujarnya.
Dirincikannya, penutupan jalan dilakukan hingga depan UD Tani. Kendaraan dari arah Bontang Baru dialihkan melalui Jalan Patimura atau Jalan R Suprapto.
Dishub juga berencana menutup akses Jalan Imam Bonjol, tepatnya di jembatan dekat Jalan Tomat, apabila debit air terus meningkat. (*)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.







Discussion about this post