DEALEKTIS.CO – Harga bahan pokok di Bontang mulai merangkak naik menjelang akhir tahun yang bertepatan dengan Natal dan Tahun Baru 2024 (Nataru). DPRD minta pemerintah menyiapkan langkah antisipasi, semisal pasar murah.
Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang kondisi ekonomi pasca Covid-19 belum benar-benar pulih. Perlu stimulus yang tepat agar masyarakat tidak semakin terpuruk.
Jelang Nataru, kata dia, harga bahan pokok utama seperti beras, gula, telur, daging dan ayam pasti akan naik dengan meningkatnya permintaan.
“Artinya perlu antisipasi. Pasar murah saya dorong untuk diadakan. Untuk setidaknya meringankan beban keuangan masyarakat,” kata dia, Kamis (30/11/2023).
BW -sapaan akrabnya- mengatakan dalam beberapa hari terakhir, harga beras di Bontang mengalami kenaikan signifikan. Harga beras premium yang sebelumnya Rp12.000 per kilogram kini telah mencapai Rp15.000 per kilogram.
Warga, terutama yang berpenghasilan menengah ke bawah khawatir akan beban tambahan dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Aisyah, ibu rumah tangga di Bontang mengungkapkan kesulitan menghadapi situasi tersebut. Ia harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga.
“Pengurangan jatah makan dan pembelian bahan pokok lainnya seperti daging dan telur harus dilakukan untuk menghemat pengeluaran,” ujar Nurani. (*)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan klik link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join. Agar lebih mudah install aplikasi telegram dulu di ponsel Anda.








Discussion about this post