Dialektis.co – Ditengah maraknya aksi pengrusakan terhadap fasilitas umum yang terjadi di kota Bontang, mendapat reaksi keras dari Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni
Hal tersebut disampaikan menyusul terjadi aksi vandalisme terhadap fasilitas yang dibangun menggunakan anggaran daerah untuk kepentingan masyarakat.
Menurutnya, pengurusakan terhadap fasilitas umum merupakan aksi yang mencerminkan perilaku manusia yang abnormal, sebab dilakukan terhadap sarana yang mestinya di pergunakan, di nikmati dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Saya prihatin dengan sifat-sifat begitu, karena kalau normal dia tidak akan merusaknya tapi ini enggak, berarti abnormal,” ujarnya.
Ia menyebut bahwa setiap aktivitas masyarakat di kota Bontang relatif muda terpantau karena wilayahnya tidak terlalu luas. Sehingga aktivitas vandalisme dapat termonitor dengan cepat.
“Kota kini relatif kecil jadi gampang termonitor, kalau di kota lain mungkin ada juga seperti itu tapi tidak termonitor, saya bersyukur semua orang bisa memonitor pembangunan di kota Bontang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ia menambahkan aksi perusakan tersebut diketahui dilakukan oleh anak di bawah umur. Karena itu langkah yang diambil adalah memberikan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.
“Akhirnya kita berikan surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan seperti itu, karena kalau kita mau hukum kasihan anak-anak,” katanya.
Neni juga menghimbau masyarakat untuk menjaga fasilitas umum sebagai sarana yang dibangun untuk kepentingan bersama.
“Saya menghimbau masyarakat untuk menjaga fasilitas yang sudah disiapkan oleh pemerintah. Karena sayangkan kalau disepanjang jalan ada yang rusak,” pungkasnya. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post