Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM PARIWARA

SMPN 4 Bontang Biasakan Siswa Peduli Kebersihan Lewat Program Gesit

Redaksi by Redaksi
May 12, 2026
SMPN 4 Bontang Biasakan Siswa Peduli Kebersihan Lewat Program Gesit

Suasana Lingkungan SMPN 4 Bontang (Foto/Mira)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – SMP Negeri 4 Bontang terus memperkuat budaya peduli lingkungan di kalangan peserta didik melalui penerapan program Gesit atau Gerakan Sampahku Itu Tanggung Jawabku.

Program yang diinisiasi Pemerintah Kota Bontang tersebut kini mulai menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari siswa di lingkungan sekolah.

Penerapan program Gesit tidak hanya dilakukan dalam bentuk imbauan semata, tetapi juga melalui pembiasaan yang diterapkan secara rutin.

Sekolah berupaya membangun kesadaran siswa agar memiliki rasa tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan, baik di dalam kelas maupun di area sekolah secara keseluruhan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 4 Bontang, Mangara Herry Andersen, mengatakan program Gesit menjadi salah satu langkah sekolah dalam membentuk karakter disiplin dan kepedulian lingkungan sejak usia dini.

Menurutnya, pendidikan mengenai kebersihan perlu ditanamkan secara terus-menerus agar menjadi kebiasaan yang melekat pada diri siswa.

“Sekolah ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Ia menjelaskan, edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dilakukan secara rutin dalam berbagai kesempatan.

Tidak hanya saat proses belajar mengajar berlangsung, guru juga terus mengingatkan siswa menjelang jam pulang sekolah agar memastikan kondisi kelas tetap bersih sebelum ditinggalkan.

Selain itu, pihak sekolah memberikan perhatian khusus terhadap kebersihan ruang kelas.

Siswa diingatkan untuk tidak meninggalkan sampah di dalam kelas maupun di laci meja karena kebiasaan tersebut dapat memengaruhi kenyamanan proses belajar mengajar.

Dengan lingkungan yang bersih, suasana belajar dinilai menjadi lebih sehat dan kondusif.

Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya memiliki dampak besar apabila diterapkan secara konsisten.

Ia menilai pembentukan karakter siswa tidak hanya dilakukan melalui materi pelajaran, tetapi juga lewat kebiasaan positif yang dijalankan setiap hari di sekolah.

Pihak sekolah juga menekankan pentingnya keteladanan dalam membangun budaya bersih.

Karena itu, guru dan tenaga pendidik ikut terlibat langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah bersama para siswa.

Langkah tersebut dilakukan agar siswa dapat melihat contoh nyata dan terdorong untuk ikut menjaga kebersihan tanpa harus selalu diingatkan.

“Kami ingin anak-anak melihat contoh nyata sehingga mereka terbiasa menjaga lingkungan,” katanya.

Melalui program Gesit, SMPN 4 Bontang berharap tercipta lingkungan sekolah yang lebih nyaman, sehat, dan tertata rapi.

Sekolah juga ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan bukan hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari di rumah maupun di lingkungan masyarakat. (*/Adv).

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Disdikbud Bontang 2026
ShareTweet
Previous Post

SMPN 4 Bontang Siapkan Lima Rombel untuk SPMB 2026

Next Post

Pemkot dan Dewan Sepakat Batalkan Proyek Multiyears Pengembangan Danau Kanaan

Related Posts

Polres Bontang Tangkap 22 Tersangka Pencurian dalam 3 Bulan, Termasuk 12 Kasus Curat
WARTA

Polres Bontang Tangkap 22 Tersangka Pencurian dalam 3 Bulan, Termasuk 12 Kasus Curat

Momen Dandim Ardiansyah Hadiri Upacara Peringatan Proklamasi HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
RAGAM

Momen Dandim Ardiansyah Hadiri Upacara Peringatan Proklamasi HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Turnamen Domino PORDI Bontang Sukses Digelar, Kejutan Gardu Media Raih Juara
OLAHRAGA

Turnamen Domino PORDI Bontang Sukses Digelar, Kejutan Gardu Media Raih Juara

Mahasiswa KKNT-79 UNDIP Gelar Edukasi Storytelling Branding terhadap Pelaku UMKM di Wujil
RAGAM

Mahasiswa KKNT-79 UNDIP Gelar Edukasi Storytelling Branding terhadap Pelaku UMKM di Wujil

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Ajarkan Katalog Digital Produk, Tingkatkan Potensi Desa Wujil
RAGAM

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Ajarkan Katalog Digital Produk, Tingkatkan Potensi Desa Wujil

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan
WARTA

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan

Next Post
Pemkot dan Dewan Sepakat Batalkan Proyek Multiyears Pengembangan Danau Kanaan

Pemkot dan Dewan Sepakat Batalkan Proyek Multiyears Pengembangan Danau Kanaan

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.