Dialektis.co – SD Negeri 009 Bontang Selatan mengembangkan program pemanfaatan limbah organik menjadi eco enzyme sebagai bagian dari pembelajaran berbasis lingkungan bagi para siswa.
Kegiatan tersebut dijalankan untuk mengenalkan pengelolaan sampah organik sekaligus penerapan pertanian sederhana yang ramah lingkungan di lingkungan sekolah.
Eco enzyme merupakan cairan hasil fermentasi bahan organik yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair alami dan alternatif pengganti bahan kimia sintetis pada tanaman.
Penggunaannya dinilai lebih ramah lingkungan serta dapat mengurangi limbah organik rumah tangga.
Plt Kepala Sekolah SD Negeri 009 Bontang Selatan, Amiruddin, mengatakan bahan utama pembuatan eco enzyme berasal dari limbah organik seperti kulit nanas dan daun pandan yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan sekolah.
Menurutnya, letak sekolah yang berada tidak jauh dari Pasar Taman Rawainah memudahkan proses pengumpulan bahan baku yang masih dapat dimanfaatkan.
“Kami memanfaatkan limbah organik yang mudah diperoleh, terutama kulit nanas dari sekitar pasar,” ujar Amiruddin saat dikonfirmasi, Kamis (7/5/2026).
Ia menjelaskan, siswa yang tertarik pada kegiatan pertanian sederhana dilibatkan secara langsung dalam proses pembuatan eco enzyme dengan pendampingan guru.
Tahapan yang dilakukan mulai dari pengumpulan bahan, pemilahan limbah organik, pemotongan bahan, hingga proses fermentasi menggunakan campuran air dan gula merah.
Eco enzyme yang telah melalui proses fermentasi kemudian dimanfaatkan sebagai pupuk cair untuk membantu menyuburkan tanaman di lingkungan sekolah, termasuk tanaman sayuran yang dikelola siswa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Abdu Safa Muha, menilai kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran positif bagi siswa.
Menurutnya, program itu tidak hanya mengembangkan kreativitas dan inovasi siswa dalam bidang pertanian sederhana, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dalam menjaga lingkungan dan mengelola sampah dengan baik.
“Program ini diharapkan dapat membangun kebiasaan positif serta meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan,” ujarnya. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg kemudian join.








Discussion about this post