Dialektis.co, Bontang – Disdikbud Bontang menegaskan bahwa peran guru dalam mendidik tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan orang tua, terutama saat masa libur sekolah.
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, mengatakan bahwa meskipun siswa libur, guru tetap memiliki peran dalam memberikan arahan pembelajaran, termasuk tugas-tugas ringan untuk dikerjakan di rumah.
Namun demikian, ia menekankan bahwa tanggung jawab pendidikan tidak sepenuhnya berada di tangan guru.
“Kalau sudah di rumah, itu menjadi tanggung jawab orang tua. Waktu anak lebih banyak di rumah dibanding di sekolah,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (17/3/2026).
Baca juga: Resmi! Disdikbud Bontang Tetapkan Libur Sekolah Lebaran 16–28 Maret 2026
Ia juga menyoroti pentingnya peran guru dalam membimbing siswa, terutama untuk mencegah perilaku berisiko saat tidak dalam pengawasan sekolah.
“Kalau masih bersama guru, mereka diingatkan. Tapi kalau di luar itu, pengawasan orang tua sangat penting,” ujarnya.
Selain itu, ia menyinggung masa transisi siswa setelah menyelesaikan jenjang pendidikan tertentu yang kerap luput dari perhatian.
Menurutnya, pada fase tersebut peran guru mulai berkurang, sehingga orang tua harus mengambil peran lebih besar dalam mengawasi aktivitas anak.
Lebih jauh, ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi antara guru dan orang tua agar perkembangan anak tetap terpantau meski tidak berada di lingkungan sekolah. (*/adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.







Discussion about this post