Dialektis.co – Kondisi Jalan Poros Bengalon–Wahau, tepatnya di KM 90, Kabupaten Kutai Timur, mendadak mendapat perhatian luas di media sosial setempat.
Warga setempat mengeluhkan kepulan debu tebal di jalan itu. Kondisi kian parah dan mulai menggangu aktivitas sehari-hari.
“Bukan main, debu jalan makin parah,” kata seorang ibu dalam video beredar, Rabu (11/2/2026).
Kata dia, warga sudah berulang kali meminta pihak perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut untuk melakukan penyiraman jalan secara rutin.
Namun, upaya perusahaan dinilai masih sangat minim. Penyiraman hanya sesekali dilakukan. Tidak sebanding dengan volume kendaraan yang melintas.
Dari video yang diterima media ini. Saat panas terik, debu kian memprihatinkan.
Terlebih setelah adanya pengalihan arus lalu lintas. Akses jalan dialihkan tepat ke sisi kiri dan kanan pemukiman warga.
Pengalihan ini dikabarkan bersifat sementara. Guna mendukung proses pembangunan jembatan atau kegiatan infrastruktur lainnya di jalur jalan poros itu.
Rumah-rumah warga kini terpapar debu setiap kali kendaraan melintas. Terutama saat kendaraan bertonase besar melintas.
Hingga berita ini dipublis. Warga masih menunggu respon konkret dari pihak pengembang proyek maupun perusahaan di sekitar area KM 90 Bengalon – Wahau tersebut. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post