Dialektis.co – Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq blusukan ke permukiman Kota Bontang. Usai, meninjau langsung kondisi Pasar Citramas dan Rusunawa Loktuan.
Menteri Hanif menyusuri Kampung Nelayan Selambai. Ia berinteraksi langsung dengan masyarakat menanyakan cara pengelolaan sampah rumah tangga sehari-hari.
Diketahui kunjungan ini menjadi bagian pemantauan nasional pengelolaan sampah oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan verifikasi langsung terkait penilaian Adipura 2026.
Menariknya, kunjungan Menteri Hanif ini berlangsung tanpa keterlibatan unsur Pemerintah Bontang. Hanif memilih berdialog langsung dengan warga. Untuk memperoleh gambaran nyata kondisi lapangan.
Baca juga: Breaking News: Menteri LH Kunjungi Bontang, Verifikasi Kelayakan Raih Adipura 2026
Salah satu momen menarik saat Hanif menemukan seorang petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tengah bekerja mengunakan sampan menjaring sampah di sekitar perairan dangkal.
“Apa kapal penjaring sampah ini memang bekerja secara rutin?,” tanya Hanif kepada warga sekitar, mencoba mengkonfirmasi.
“Iya pak, tiap hari itu begitu. Kadang pagi atau sore. Dari depan sampai ujung pujasera dia. Tugasnya keliling jaring sampah,” jawab Dire, salah satu warga setempat.
Di Kampung Selambai, Menteri Hanif berkeliling melihat masuk gang-gang kecil. Sejumlah staf yang mendampingi tampak mendokumentasikan sejumlah sudut perkampungan atas laut itu.
Langkahnya kemudian kembali berhenti untuk berinteraksi dengan masyarakat. Salah satu yang dikonfirmasi pedagang terkait kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke laut.
“Bontang termasuk kota yang memiliki nilai sangat tinggi dalam penilaian Adipura. Saya ingin melihat langsung kebenarannya di lapangan,” ucapnya kepada media ini.
Hingga informasi ini dipublis, kunjungan Menteri Hanif beserta jajaran ke Kota Bontang masih berlangsung dengan tujuan selanjutnya Tempat Pembuangan Sampah Terakhir (TPA) Bontang Lestari. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post