Dialektis.co, SANGATTA – Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Sudirman Latif, menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia aparatur menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) atau ProASN di lingkungan Pemkab Kutim, Senin (8/12/2025).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kutim itu berlangsung selama tiga hari, 8–10 Desember 2025, dan diikuti oleh 502 ASN dari berbagai perangkat daerah.
Menurut Sudirman, tantangan birokrasi ke depan menuntut aparatur yang tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga memiliki kompetensi, integritas, dan kesiapan menghadapi perubahan.
“Pelaksanaan ProASN ini menjadi langkah penting dalam memastikan pengelolaan SDM aparatur berjalan semakin efektif,” ujar Sudirman.
Ia menjelaskan, pemetaan yang dilakukan melalui ProASN akan menghasilkan data objektif yang dapat dimanfaatkan pimpinan daerah dalam pengambilan keputusan strategis kepegawaian.
“Hasil pemetaan ini akan menjadi dasar penerapan prinsip the right man in the right place, sehingga setiap ASN dapat ditempatkan sesuai dengan kompetensi terbaik yang dimiliki,” katanya.
Sudirman menambahkan, ProASN mengukur berbagai aspek penting, mulai dari potensi psikologis, kompetensi manajerial, kompetensi sosio kultural, literasi digital, hingga preferensi karier aparatur.
Ia berharap data yang dihasilkan tidak hanya menjadi arsip administratif, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk memperkuat penerapan Sistem Merit dan pengembangan manajemen talenta ASN di Kutim.
Di akhir sambutannya, Sudirman menyampaikan apresiasi kepada BKSDM Kutim serta Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin atas sinergi dan pendampingan teknis yang diberikan.
“Semoga kolaborasi ini terus berlanjut demi meningkatkan profesionalitas ASN Kutai Timur,” pungkasnya.(adv)








Discussion about this post