Dialektis.co – Maraknya truk pengangkut material tanpa penutup di Kota Bontang mulai dikeluhkan pengguna jalan.
Selain berpotensi menyebabkan kecelakaan. Banyaknya tumpahan material menambah berat pekerjaan tim penyapu jalan.
“Bah min truk koral dari Tanjung Laut. Koralnya berserakan di jalan. Banyak betul, kasian pasukan kuning nyapu Ibu-ibu sendirian,” keluh Sanjaya, saat menghubungi media ini, Kamis (12/12/2025).
Menurutnya kondisi ini tidak boleh terus dibiarkan. Pemerintah kota, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub) harus bertindak.
“Jika terus didiamkan. Wajar kalau warga menduga ini tindakan pembiaran, ada apa?,” kesalnya, sembari mengirim sejumlah foto tumpahan koral di jalan turunan polres.
Senada, Razhetywan salah satu warga lain ikut angkat bicara. Menurutnya harus ada sanksi bagi truk pengangkut material yang tidak menerapkan safety saat melalui jalan umum.
“Kasihan, ada pemotor yang tergelincir karena injak koral. Pengguna jalan yang jadi korban,” komentarnya dalam postingan akun instagram infomatif @Bontangkita -jeajaring media ini.
Wakil Wali Kota Juga Minta Dishub Bertindak
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris tegas meminta Dishub untuk bergerak cepat menindak truk pengangkut material yang tidak menutup muatan.
Menurut Agus Haris, sopir truk yang abai terhadap aturan tidka boleh dibiarka. Untuk itu, Dishub diminta segera berkoordinasi dengan Polres Bontang untuk melakukan pengecekan dan razia rutin terhadap setiap kendaraan pengangkut material.
“Ini harus jadi rutinitas supaya para sopir paham bahwa aturan ini harus dipatuhi,” tegasnya saat ditemui wartawan, Jumat.
Wawali juga meminta Dishub menekan perusahaan-perusahaan pengolah material agar lebih tegas mengawasi sopir mereka. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post