DIALEKTIS.CO, Kutai Kartanegara – Kepala Dinas DPMD Kukar, Arianto, mengaku bangga dengan kinerja dua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berada di wilayah pedalaman Kukar.
Kedua BUMDes ini berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dengan cara yang profesional dan kreatif.
Dua BUMDes yang dimaksud adalah BUMDes Bersinar Desaku di Desa Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis, dan BUMDes Payang Sejahtera di Desa Sungai Payang, Kecamatan Loa Kulu.
Kedua BUMDes ini memiliki usaha yang berbeda namun sama-sama menghasilkan laba yang besar.
“BUMDes Bersinar Desaku mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal di atas Danau Melintang. PLTS ini mampu menyediakan listrik bagi seluruh warga desa,”
“BUMDes ini setiap tahunnya menyumbang PADes sekitar Rp 70 juta hingga Rp 100 juta,” kata Arianto, Jumat (20/10/2023).
PLTS komunal di atas Danau Melintang merupakan inovasi yang luar biasa. PLTS ini menggunakan panel surya yang mengapung di atas air dan terhubung dengan kabel bawah tanah ke rumah-rumah warga. PLTS ini juga ramah lingkungan dan hemat biaya.
“BUMDes Payang Sejahtera menyetor ratusan juta setiap tahun ke kas pemerintah desa setelah dikelola secara profesional. BUMDes ini memanfaatkan potensi perkebunan sawit yang ada di desanya,”
“Mereka juga mengembangkan usaha lain seperti pengolahan sampah dan penyediaan air bersih,” lanjutnya.
Perkebunan sawit yang dikelola oleh BUMDes Payang Sejahtera merupakan usaha yang berkelanjutan.
BUMDes ini tidak hanya menjual tandan buah segar (TBS) ke pabrik kelapa sawit, tetapi juga memproduksi minyak goreng, sabun, dan pupuk organik dari limbah sawit.
BUMDes ini juga menjaga keseimbangan ekosistem dengan menanam pohon-pohon lain di sekitar perkebunan.
Arianto mengungkapkan bahwa kunci sukses kedua BUMDes ini adalah adanya kerjasama antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak terkait.
Selain itu, kedua BUMDes ini juga mampu memanfaatkan potensi lokal yang ada di desanya.
DPMD Kukar berharap bahwa contoh kedua BUMDes ini bisa menjadi motivasi bagi BUMDes lain yang ada di Kukar. Saat ini, ada sekitar 25 BUMDes yang sudah punya laba dan bisa menyumbang PADes.
“BUMDes yang punya laba dan menyumbang pendapatan asli desa jadi pertumbuhannya 10% setiap tahun. Awal kemarin kita ukur lebih sudah 29%,” tandas Arianto. (AD/DT).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan klik link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join. Agar lebih mudah install aplikasi telegram dulu di ponsel Anda.








Discussion about this post