Dialektis.co – SMP Negeri 2 Bontang mulai membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan total daya tampung sebanyak 264 siswa.
Jumlah tersebut akan dibagi ke dalam delapan rombongan belajar (rombel) yang telah disiapkan pihak sekolah.
Wakil Kepala Sekolah SMPN 2 Bontang, Jumadi, mengatakan kapasitas penerimaan peserta didik baru telah dihitung berdasarkan kesiapan sarana dan ruang belajar yang dimiliki sekolah.
“Kuota tahun ini sebanyak 264 siswa dan dibagi dalam delapan rombel. Jumlah itu sudah kami sesuaikan dengan kemampuan sekolah agar proses belajar tetap berjalan optimal,” kata Jumadi saat ditemui, Kamis (21/5/2026).
Ia menjelaskan, pembukaan SPMB tahun ini tetap mengacu pada ketentuan pemerintah mengenai pemerataan akses pendidikan bagi seluruh calon peserta didik di Kota Bontang.
Menurutnya, jalur domisili masih menjadi jalur dengan persentase terbesar dalam penerimaan siswa baru. Kebijakan tersebut dilakukan agar anak-anak yang berada di sekitar lingkungan sekolah tetap mendapat prioritas layanan pendidikan.
Selain jalur domisili, sekolah juga membuka sejumlah jalur lain seperti afirmasi, prestasi, mutasi hingga afirmasi khusus bagi penyandang disabilitas. Seluruh jalur tersebut telah dijadwalkan secara bertahap mulai Mei hingga Juni 2026.
Jumadi menyebutkan jalur disabilitas dibuka lebih awal pada 20 hingga 22 Mei 2026. Setelah itu, proses penerimaan akan dilanjutkan melalui jalur afirmasi, kemudian jalur prestasi dan mutasi.
“Setiap jalur memiliki jadwal tersendiri, sehingga orang tua dan calon siswa diharapkan memperhatikan tahapan pendaftaran maupun pengumumannya,” ujarnya.
Dalam rincian daya tampung, jalur domisili memperoleh porsi 40 persen. Kemudian afirmasi disabilitas 5 persen, afirmasi keluarga kurang mampu 10 persen, afirmasi pesisir 5 persen, afirmasi PTK 5 persen, prestasi akademik NUS 20 persen, prestasi akademik dan nonakademik 10 persen, serta mutasi 5 persen.
Pihak sekolah juga memastikan seluruh proses penerimaan dilakukan secara transparan dan dapat dipantau secara daring melalui laman resmi SPMB Kota Bontang.
Namun, sekolah tetap membuka layanan langsung bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan saat melakukan pendaftaran.
“Kalau ada orang tua yang kesulitan mendaftar secara online, kami siap membantu di sekolah. Dan yang paling penting, seluruh proses ini tidak dipungut biaya apa pun,” tegasnya. (*)









Discussion about this post