Dialektis.co – Kegiatan Palang Merah Remaja (PMR) di SDN 011 Bontang Selatan tidak hanya berorientasi pada lomba, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Nilai kemanusiaan menjadi inti dari setiap kegiatan yang dilakukan.
Koordinator Kesiswaan, Maria Ekawati, menegaskan bahwa PMR menjadi sarana pendidikan non-akademik yang penting. Siswa diajarkan untuk peduli terhadap sesama.
Materi yang diberikan mencakup pertolongan pertama, perawatan keluarga, hingga kesiapsiagaan bencana. Semua itu bertujuan membentuk siswa yang tanggap dan peduli.
Selain itu, siswa juga belajar tentang kesehatan remaja. Pengetahuan ini penting untuk kehidupan sehari-hari.
“PMR bukan hanya tentang lomba, tetapi tentang membentuk karakter anak. Kami ingin mereka punya kepedulian sosial yang tinggi,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan ini juga melatih disiplin dan tanggung jawab siswa. Mereka belajar bekerja dalam tim dan menghargai sesama.
Latihan yang dilakukan secara rutin membantu siswa memahami nilai-nilai tersebut. Pembinaan dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami ingin anak-anak menjadi generasi yang peduli dan siap membantu. Itu tujuan utama dari PMR,” twrangnya.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman, tetapi juga nilai kehidupan. PMR menjadi wadah pembelajaran yang lengkap.
Dengan pendekatan ini, SDN 011 berharap dapat mencetak generasi yang berkarakter. Ajang lomba menjadi bagian dari proses pembelajaran tersebut. (*/Adv).









Discussion about this post